Eks Kepala MI6: Putin Akan Dikirim ke Sanatorium untuk Hindari Kudeta

Senin, 23 Mei 2022 - 14:51 WIB
loading...
Eks Kepala MI6: Putin...
Mantan Kepala MI6 Inggris, Sir Richard Dearlove, klaim Presiden Rusia Vladimir Putin akan dikirim ke sanatorium tahun depan untuk menghindari kudeta. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Sir Richard Dearlove, mantan Kepala MI6 Inggris, mengeklaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin kemungkinan akan dikirim ke sanatorium tahun depan untuk menghindari kudeta.

Menurutnya, pemimpin Kremlin itu dapat ditempatkan di sebuah lembaga untuk perawatan medis bagi orang-orang dengan penyakit kronis.

Sebelumnya, ada serangkaian klaim tentang kesehatan Putin, termasuk dugaan bahwa dia menderita kanker, menjalani kemoterapi dan pengobatan steroid.

Berbicara di podcast One Decision, mantan bos Dinas Intelijen Rahasia Inggris mengatakan Putin akan segera keluar dari kantornya untuk menerima perawatan medis.

Baca juga: Senator AS: NATO Bisa Lenyapkan Militer Rusia di Ukraina Jika Putin Gunakan Nuklir

"Saya pikir dia akan pergi pada tahun 2023—tetapi mungkin ke sanatorium, dari mana dia tidak akan muncul sebagai pemimpin Rusia," katanya di acara itu.

"Saya tidak mengatakan dia tidak akan muncul dari sanatorium, tetapi dia tidak akan muncul sebagai pemimpin Rusia lagi," ujarnya.

"Itulah cara untuk melanjutkan sesuatu tanpa kudeta," imbuh Dearlove, seperti dikutip The Mirror, Minggu (22/5/2022).

Sir Richard Dearlove menjabat sebagai Kepala MI6 ketika Inggris dan Amerika Serikat menginvasi Irak.

Dearlove mengatakan bahwa pendapat ahli mungkin mulai bergeser di Rusia yang dapat menunjukkan perubahan pemikiran dan sikap.

"Saya rasa opini publik belum benar-benar berubah di Rusia, tetapi saya pikir opini para ahli mungkin mulai bergeser," katanya.

Dia mengakui agak terkejut ketika mendengar reaksi terbaru Putin terhadap rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan NATO dan berspekulasi; "Di suatu tempat di mesin ada perubahan suasana hati."

“Putin mengatakan selama NATO tidak membuka pangkalan militer di Swedia dan Finlandia, mereka bergabung dengan NATO tidak akan menjadi masalah bagi Rusia....Saya pikir mungkin ada tanda-tanda pergeseran,” lanjutnya.

Dearlove mengatakan ada beberapa foto Putin yang sangat aneh dan menyebut ketukan kakinya selama pertemuan baru-baru ini sebagai "sangat aneh".

Dia berspekulasi bahwa kita semua sedang mencapai akhir dari rezim ini di Rusia tetapi menegaskan bahwa tidak berarti rezim itu akan hilang.

"Apa yang saya katakan selama tahun depan, 18 bulan mungkin sesuatu, itu akan pecah.

"Tidak diragukan lagi bahwa usaha Ukraina ini adalah bencana," imbuh dia.

"Ekonomi sedang kacau, sanksi benar-benar akan mulai menggigit selama tiga hingga enam bulan ke depan, akan ada inflasi yang sangat tinggi dan di atas itu, secara militer itu adalah kegagalan total," paparnya.

Kesehatan Putin telah menurun selama lebih dari lima tahun, menurut sebuah penyelidikan baru media independen Rusia, Proekt, terhadap kondisi pemimpin Kremlin yang memburuk.

Itu terjadi ketika mantan mata-mata Christopher Steele, yang menjalankan "meja Rusia" di MI6 di London, mengatakan bahwa Putin sakit parah dan sekarang membutuhkan perawatan medis sepanjang waktu.

Dia percaya penyakit misterius yang menjangkiti presiden 69 tahun itu telah membuat Kremlin terguncang saat mereka menyeimbangkan urusan kesehatan sang presiden dan perang di Ukraina.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved