Eks Kepala MI6: Putin Akan Dikirim ke Sanatorium untuk Hindari Kudeta
Senin, 23 Mei 2022 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Dia berspekulasi bahwa kita semua sedang mencapai akhir dari rezim ini di Rusia tetapi menegaskan bahwa tidak berarti rezim itu akan hilang.
"Apa yang saya katakan selama tahun depan, 18 bulan mungkin sesuatu, itu akan pecah.
"Tidak diragukan lagi bahwa usaha Ukraina ini adalah bencana," imbuh dia.
"Ekonomi sedang kacau, sanksi benar-benar akan mulai menggigit selama tiga hingga enam bulan ke depan, akan ada inflasi yang sangat tinggi dan di atas itu, secara militer itu adalah kegagalan total," paparnya.
Kesehatan Putin telah menurun selama lebih dari lima tahun, menurut sebuah penyelidikan baru media independen Rusia, Proekt, terhadap kondisi pemimpin Kremlin yang memburuk.
Itu terjadi ketika mantan mata-mata Christopher Steele, yang menjalankan "meja Rusia" di MI6 di London, mengatakan bahwa Putin sakit parah dan sekarang membutuhkan perawatan medis sepanjang waktu.
Dia percaya penyakit misterius yang menjangkiti presiden 69 tahun itu telah membuat Kremlin terguncang saat mereka menyeimbangkan urusan kesehatan sang presiden dan perang di Ukraina.
"Apa yang saya katakan selama tahun depan, 18 bulan mungkin sesuatu, itu akan pecah.
"Tidak diragukan lagi bahwa usaha Ukraina ini adalah bencana," imbuh dia.
"Ekonomi sedang kacau, sanksi benar-benar akan mulai menggigit selama tiga hingga enam bulan ke depan, akan ada inflasi yang sangat tinggi dan di atas itu, secara militer itu adalah kegagalan total," paparnya.
Kesehatan Putin telah menurun selama lebih dari lima tahun, menurut sebuah penyelidikan baru media independen Rusia, Proekt, terhadap kondisi pemimpin Kremlin yang memburuk.
Itu terjadi ketika mantan mata-mata Christopher Steele, yang menjalankan "meja Rusia" di MI6 di London, mengatakan bahwa Putin sakit parah dan sekarang membutuhkan perawatan medis sepanjang waktu.
Dia percaya penyakit misterius yang menjangkiti presiden 69 tahun itu telah membuat Kremlin terguncang saat mereka menyeimbangkan urusan kesehatan sang presiden dan perang di Ukraina.
(min)
Lihat Juga :