Banjir Kritik, Afsel Tunda Proyek Tiang Bendera 100 Meter Berbiaya Rp19 Miliar
Minggu, 22 Mei 2022 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
“Bendera merupakan lambang kebangsaan dan identitas bersama masyarakat di suatu negara tertentu. Bendera sebagai brand image negara perlu mendapat pengakuan yang tinggi dari warga negara. Jauh dalam membuatnya sangat diakui oleh warga," kata departemen itu.
"Ini memiliki potensi untuk menyatukan orang karena menjadi simbol persatuan dan identitas bersama. Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan kohesi sosial," lanjut pernyataan tersebut.
Setelah proyek tersebut memicu kontroversi, Direktur The SA Bureau of Heraldry and National Herald of South Africa, Thembinkosi Mabaso, mengatakan kepada CapeTalk, bahwa bendera negara perlu dipromosikan. Sebab, tidak ada gunanya memiliki bendera ketika "orang tidak menyukainya, beresonansi dengannya atau pahami peran khususnya.".
“Bendera merupakan lambang kebangsaan dan identitas bersama masyarakat di suatu negara tertentu. Bendera sebagai brand image negara perlu mendapat pengakuan yang tinggi dari warga negara. Jauh dalam membuatnya sangat diakui oleh warga," kata departemen itu.
"Ini memiliki potensi untuk menyatukan orang karena menjadi simbol persatuan dan identitas bersama. Proyek ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan kohesi sosial," lanjut pernyataan tersebut.
Setelah proyek tersebut memicu kontroversi, Direktur The SA Bureau of Heraldry and National Herald of South Africa, Thembinkosi Mabaso, mengatakan kepada CapeTalk, bahwa bendera negara perlu dipromosikan. Sebab, tidak ada gunanya memiliki bendera ketika "orang tidak menyukainya, beresonansi dengannya atau pahami peran khususnya.".
(esn)
Lihat Juga :