Protes Kenaikan Harga Pangan Guncang 6 Provinsi di Iran, Termasuk Teheran

Sabtu, 21 Mei 2022 - 00:30 WIB
loading...
Protes Kenaikan Harga...
Unjuk rasa terjadi di berbagai kota di Iran. Foto/iranitl.com
A A A
TEHERAN - Protes anti-pemerintah yang dipicu kenaikan harga pangan di Iran telah menyebar ke enam provinsi termasuk ibu kota Teheran.

Awal bulan ini, Presiden Iran Ebrahim Raisi menyetujui reformasi subsidi yang bertujuan mengendalikan harga komoditas dalam upaya mengurangi dampak kenaikan harga gandum global dan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap ekonomi Iran.

Langkah tersebut menyebabkan kenaikan harga tepung yang signifikan, sementara pemerintah menaikkan harga beberapa bahan pokok seperti minyak goreng dan produk susu, menurut Reuters.

Baca juga: Rusia: Pembunuhan Jurnalis Palestina oleh Israel Bencana yang Guncang Dunia

Klip video yang dibagikan di media sosial menunjukkan kerumunan besar turun ke jalan di provinsi barat daya Khuzestan untuk memprotes kenaikan harga.

Baca juga: Israel Identifikasi Senapan Tentaranya yang Diduga Pembunuh Shireen Abu Akleh

Pada awal pekan, protes menyebar ke provinsi lain, termasuk Isfahan, Chaharmahal dan Bakhtiari sebelum mencapai ibu kota Teheran.

Baca juga: Cacar Monyet Menyebar di 8 Negara, Salah Satunya Dekat Indonesia

Video lain menunjukkan pengunjuk rasa meneriakkan "Turunkan presiden saya" dan "Turunkan diktator".

Sabtu lalu, kantor berita IRNA mengutip Ahmad Avaei, anggota parlemen dari kota Dezful di barat daya provinsi Khuzestan, yang mengatakan, "Seseorang dari Andimeshk telah meninggal selama pertemuan baru-baru ini di Dezful."

Dia tidak menyebutkan nama individu atau memberikan rincian tambahan tentang keadaan kematiannya.

Jumat lalu, IRNA melaporkan lebih dari 20 pengunjuk rasa telah ditangkap di kota barat daya Dezful di provinsi Khuzestan, serta di kota Yasuj di Provinsi Kohgiluyeh-Boyerahmad.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved