Netanyahu: Pemerintah Israel Dikendalikan Dewan Syura Ikhwanul Muslimin

Selasa, 17 Mei 2022 - 19:37 WIB
loading...
Netanyahu: Pemerintah...
Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Mantan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada Knesset bahwa pemerintah koalisi PM Naftali Bennett "sepenuhnya dikendalikan" anggota "Dewan Syura Ikhwanul Muslimin (IM)".

Pernyataan Netanyahu itu dilaporkan media Israel pada Senin (16/5/2022).

Pemimpin oposisi Israel saat ini mengacu pada Ra'am, Partai Islam di Israel yang dipimpin Mansour Abbas, yang dilaporkan dipengaruhi Ikhwanul Muslimin. Ra'am adalah mitra dalam koalisi Bennett.

Baca juga: Said Al Qahtani, Sang Pengawal Baru Raja Arab Saudi Salman

"Anda telah berjanji kepada Ra'am NIS50 miliar, tetapi selera mereka tidak terpuaskan," ungkap Netanyahu.

Baca juga: Mohammed bin Salman Bawa 6 Pangeran Saudi Takziyah Meninggalnya Sheikh Khalifa

Dia menambahkan, "Serangkaian insiden memalukan di negara ini baru-baru ini bukan kebetulan."

Baca juga: Ketika Demo Terjadi di Dalam Masjid Nabawi, Situs Suci Islam

Insiden yang disebutkan oleh Netanyahu adalah rangkaian serangan baru-baru ini di Israel, termasuk yang dilakukan aktivis perlawanan Palestina dan geng-geng Israel.

"Itu berasal dari kelemahan pemerintah yang licik ini," tegas Netanyahu.

"Musuh kita tiba-tiba tidak takut, mereka merasakan kelemahan dan kesia-siaan Anda. Ketika Anda mendirikan pemerintahan ini, Anda berkata, 'Kami akan melakukan eksperimen,' tetapi saya memberi tahu Anda bahwa kehidupan orang bukanlah eksperimen," papar Netanyahu yang terjerat sejumlah kasus korupsi.

Menurut pemimpin Partai Likud itu, "Setiap orang waras memahami bahwa percobaan telah gagal, benar-benar gagal."

Netanyahu menambahkan, “Bennett, katanya, berjudi dengan nyawa orang Israel dan kita semua membayar harganya. Seperti penjudi obsesif, Anda tidak tahu kapan harus berhenti."

Netanyahu membuat komentarnya selama sesi Knesset yang penuh badai. Bennett mendapat serangan dari anggota parlemen dari Partai Likud tentang hubungan pemerintahnya dengan pemimpin Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

Meskipun Bennett mengatakan bahwa, awalnya, dia tidak ingin bertemu dengan Abbas, dia mendengarkannya.

"Visinya adalah, bagaimana kita bisa, warga Israel, bergaul dan menyajikan visi kerja sama dan bukan berteriak dan berdebat?" ujar Bennett.

Bennett menjelaskan dia diyakinkan oleh "keinginan tulus" Abbas untuk menempuh jalan yang berbeda.

"Yang baik di antara Anda (anggota oposisi) tahu itu benar. Kami sedang mencoba. Mencoba meningkatkan pendidikan, mencoba menyelesaikan situasi di Negev," ujar Bennett.

Menanggapi ejekan dari anggota parlemen oposisi, Bennett berkata, "Ada apa? Mereka yang perlu berdiri di sini dan meminta maaf adalah mereka yang selama 20 tahun tidak melakukan apa-apa. Visi oposisi adalah pemilu. Visi pemerintah ini adalah pertumbuhan."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved