4 Negara di Dunia yang Penduduknya Banyak Menggunakan Bahasa Rusia

Sabtu, 14 Mei 2022 - 07:29 WIB
loading...
4 Negara di Dunia yang...
Seseorang membawa roti saat melintasi kerumunan warga etnik Uzbek menunggu melintasi perbatasan Kyrgyzstan dan Uzbekistan. Foto/REUTERS/Shamil Zhumatov
A A A
KIEV - Bahasa Rusia menjadi salah satu bahasa yang banyak digunakan secara luas di dunia. Menurut Ethnologue, tercatat sekitar 265 juta orang yang tersebar di seluruh dunia berbicara dengan bahasa Rusia.

Dalam hal ini, ada beberapa hal yang mempengaruhi banyaknya jumlah penutur bahasa Rusia. Seperti pengaruh Uni Soviet sebelum keruntuhannya, hingga status Bahasa Rusia yang menjadi salah satu dari enam bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa negara di dunia dengan penutur bahasa Rusia yang cukup banyak. Selain, negara Rusia itu sendiri tentunya.

1. Belarusia

Belarus merupakan negara Eropa Timur yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Rusia. Meskipun telah mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1990, namun ikatan linguistik negara ini dengan Rusia tetap kuat.

Kebanyakan orang Belarusia berbicara dengan bahasa Rusia, bahkan sebagian menganggapnya sebagai bahasa utamanya.

Dikutip dari Nordic Trans, Negara ini memiliki dua bahasa resmi, yaitu bahasa Rusia dan bahasa Belarusia.

Tercatat sekitar 70% penduduknya menggunakan bahasa Rusia, sedangkan 23% menggunakan bahasa Belarus. Sisanya adalah para pengguna bahasa Polandia, Ukraina, dan Yiddish Timur.

2. Ukraina

Walaupun saat ini sedang mengalami konflik, namun Ukraina diketahui memiliki penutur bahasa Rusia yang cukup banyak jumlahnya.

Walaupun bukan berstatus bahasa resmi negara, namun sebagian warga negaranya menganggap bahasa Rusia sebagai bahasa Ibu. Sedangkan sebagian lainnya menjadikannya bahasa kedua.

Dikutip dari Fluentu, dengan jumlah populasi sekitar 40 juta lebih, sekitar 14 juta diantaranya merupakan penutur Bahasa Rusia.

3. Kyrgyzstan

Sama halnya dengan Belarusia, bahasa Rusia merupakan bahasa resmi di negara ini bersama bahasa Kyrgyzstan.

Sempat menjadi bagian dari Uni Soviet tentu membuat bahasa Rusia cukup lazim digunakan di negara ini.

Setelah merdeka pada 1991, banyak tuntutan yang akhirnya menjadikan bahasa Rusia menjadi bahasa resmi selain bahasa Kyrgyzstan.

Menurut situs Nordic Trans, bahasa Kyrgyzstan menjadi bahasa dengan penutur tertinggi, yaitu sekitar 3,8 juta orang.

Sedangkan untuk bahasa Rusia menempati posisi kedua dengan jumlah penutur sekitar 2,5 juta orang.

4. Kazakhstan

Satu negara lagi yang menjadikan bahasa Rusia sebagai bahasa resmi adalah Kazakhstan. Tercatat cukup banyak penduduk Kazakhstan yang menggunakan bahasa Rusia.

Hal ini mungkin disebabkan karena sebelumnya negara ini adalah bagian dari Uni Soviet.

Namun, belakangan Kazakhstan telah memulai langkah-langkah dalam tujuannya mengurangi bahasa Rusia.

Termasuk dengan memperkenalkan penggunaan alphabet latin sebagai pengganti Cyrillic. Selain itu, pemerintah juga terus mendorong penggunaan bahasa Kazakh sebagai bahasa utama dalam urusan komunikasi, hingga bisnis dan politik.

Selain keempat negara tersebut, bahasa Rusia juga cukup banyak digunakan di beberapa negara bekas Uni Soviet, seperti Azerbaijan, Latvia, Tajikistan, Turkmenistan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved