Bungkam AS, Satelit Militer Iran Sukses Foto Markas Armada Kelima di Bahrain
Jum'at, 13 Mei 2022 - 16:51 WIB
loading...
Satelit militer Iran, Noor-2, mengirimkan hasil foto dari luar angkasa markas armada kelima AS di Bahrain. Foto/Sputnik
A
A
A
TEHERAN - Satelit militer terbaru Iran , Noor 2, memamerkan kemampuannya dengan mengirimkan gambar panorama dari luar angkasa. Satelit Noor-2 Iran mengirimkan hasil jepretannya dengan memotret markas Armada Kelima Amerika Serikat (AS) di Manama, Bahrain.
Bidikan satelit, salah satu dari beberapa gambar resolusi tinggi yang dirilis oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) dan dibagikan oleh media lokal dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan komponen fasilitas militer yang dapat diidentifikasi dengan jelas, termasuk lapangan terbang, dermaga, dan hanggar besar yang tertutup.
Sekitar 9.000 personel militer dan pegawai sipil Departemen Pertahanan AS ditempatkan di Naval Support Activity Bahrain, demikian nama pangkalan tersebut secara resmi. Pangkalan itu secara luas digunakan selama invasi dan pendudukan AS di Afghanistan dan Irak, dan juga bertugas "menghalangi" Iran dan menjaga Selat Hormuz tetap terbuka untuk menjaga pasokan minyak global tetap mengalir.
Seiring dengan pangkalan besar, yang juga menampung Komando Pusat Angkatan Laut AS, citra satelit juga menunjukkan pelabuhan Khalifa bin Salman seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (13/5/2022).
Baca juga: Bikin Gempar, Putri Eks Presiden Iran Sebut Nabi Muhammad Sia-siakan Uang Istrinya
Area operasi Armada Kelima AS meliputi Teluk Persia, Laut Merah, serta barat laut Samudra Hindia, dan di samping setidaknya satu grup tempur kapal induk yang dikerahkan ke garis depan, biasanya mencakup unit serang ekspedisi amfibi, kapal ranjau, kapal bahan bakar, kapal selam, dan berbagai pasukan patroli, pengawasan, dan pengintaian.
Bidikan satelit, salah satu dari beberapa gambar resolusi tinggi yang dirilis oleh Garda Revolusi Iran (IRGC) dan dibagikan oleh media lokal dalam beberapa hari terakhir, menunjukkan komponen fasilitas militer yang dapat diidentifikasi dengan jelas, termasuk lapangan terbang, dermaga, dan hanggar besar yang tertutup.
Sekitar 9.000 personel militer dan pegawai sipil Departemen Pertahanan AS ditempatkan di Naval Support Activity Bahrain, demikian nama pangkalan tersebut secara resmi. Pangkalan itu secara luas digunakan selama invasi dan pendudukan AS di Afghanistan dan Irak, dan juga bertugas "menghalangi" Iran dan menjaga Selat Hormuz tetap terbuka untuk menjaga pasokan minyak global tetap mengalir.
Seiring dengan pangkalan besar, yang juga menampung Komando Pusat Angkatan Laut AS, citra satelit juga menunjukkan pelabuhan Khalifa bin Salman seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (13/5/2022).
Baca juga: Bikin Gempar, Putri Eks Presiden Iran Sebut Nabi Muhammad Sia-siakan Uang Istrinya
Area operasi Armada Kelima AS meliputi Teluk Persia, Laut Merah, serta barat laut Samudra Hindia, dan di samping setidaknya satu grup tempur kapal induk yang dikerahkan ke garis depan, biasanya mencakup unit serang ekspedisi amfibi, kapal ranjau, kapal bahan bakar, kapal selam, dan berbagai pasukan patroli, pengawasan, dan pengintaian.
Lihat Juga :