Tentara Israel Tembak Mati Jurnalis Shireen Abu Akleh, Begini Kemarahan Dunia

Kamis, 12 Mei 2022 - 12:30 WIB
loading...
A A A
"Kami menganggap pemerintah Israel dan pasukan pendudukan bertanggung jawab atas pembunuhan mendiang rekan Shireen," bunyi pernyataan media tersebut.

Al Jazeera meminta masyarakat internasional untuk meminta pertanggungjawaban kepada pasukan pendudukan Israel atas penargetan dan pembunuhan yang disengaja mereka terhadap Shireen Abu Akleh.

Otoritas Palestina

Kepresidenan Otoritas Palestina mengutuk pembunuhan Shireen Abu Akleh sebagai kejahatan keji, dengan mengatakan pembunuhan itu adalah bagian dari kebijakan pendudukan Israel yang menargetkan jurnalis untuk mengaburkan kebenaran dan melakukan kejahatan secara diam-diam.

Penuntut umum Palestina mengatakan pihak berwenang telah memulai penyelidikan atas pembunuhan Abu Akleh dan akan membawa kasus itu ke pengadilan pidana internasional.

Qatar

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani menyampaikan dalam sebuah posting di Twitter belasungkawanya kepada keluarga dan rekan Abu Akleh di jaringan media Al Jazeera.

“Kejahatan mengerikan yang dilakukan pendudukan terhadap orang-orang Palestina yang tidak bersenjata seharusnya tidak berlalu tanpa mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban dan tidak boleh tunduk pada standar ganda,” kata al-Thani.

Lolwah Alkhater, Wakil Menteri luar Negeri Qatar, menyebut pembunuhan itu sebagai terorisme Israel yang disponsori negara dan menyerukan diakhirinya dukungan tanpa syarat kepada Israel.

Kuwait

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negara Teluk kecil itu mengutuk keras pembunuhan pasukan Israel atas jurnalis Palestina Shireen Abu Akleh.

Israel

Militer Israel mengatakan pasukannya diserang dengan tembakan senjata berat dan bahan peledak saat beroperasi di Jenin, dan mereka membalas. Militer mengatakan sedang menyelidiki peristiwa itu dan mencari kemungkinan bahwa para wartawan itu ditembak oleh orang-orang bersenjata Palestina.

Pernyataan itu dibantah oleh laporan saksi dari wartawan Al Jazeera, yang mengatakan tidak ada konfrontasi antara pejuang Palestina dan tentara Israel.

Yair Lapid, Menteri Luar Negeri Israel, meminta pihak berwenang Palestina untuk mengadakan penyelidikan bersama atas apa yang disebutnya "pembunuhan yang tidak menguntungkan", dengan mengatakan pasukan Israel akan terus beroperasi di mana-mana untuk mencegah terorisme dan pembunuhan orang Israel.

Mesir

Kementerian Luar Negeri Mesir memberikan penghormatan kepada Shireen Abu Akleh, mengutuk dalam sebuah pernyataan tentang pembunuhan wartawan Palestina tersebut.

“Kami mengonfirmasi bahwa ini [pembunuhan Abu Akleh] adalah pelanggaran yang jelas dan keji terhadap hukum hak asasi manusia internasional,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Afghanistan

Seperti negara-negara lain, Kementerian Luar Negeri Afghanistan memberikan penghormatan kepada jurnalis veteran Palestina dan mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Kami mengutuk pembunuhan yang disengaja oleh pendudukan Israel terhadap jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh di Palestina.”

Pakistan

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk keras pembunuhan Shireen Abu Akleh.

“Membungkam suara orang-orang yang menceritakan kisah orang-orang tertindas adalah bagian dari strategi yang disengaja yang digunakan oleh Israel dan India di Palestina dan Pendudukan Kashmir,” tulisnya di Twitter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved