Tentara Israel Tembak Mati Jurnalis Shireen Abu Akleh, Begini Kemarahan Dunia

Kamis, 12 Mei 2022 - 12:30 WIB
loading...
Tentara Israel Tembak...
Shireen Abu Akleh, jurnalis Al Jazeera, ditembak mati pasukan Israel saat meliput serangan militer Israel di kamp-kamp Palestina di Tepi Barat, hari Rabu. Foto/Al Jazeera
A A A
TEPI BARAT - Tentara Israel telah menembak mati jurnalis veteran Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, saat meliput serangan militer Zionis di kamp-kamp Palestina di Tepi Barat. Meski menuai kemarahan dunia internasional, rezim Zionis berkilah bahwa tembakan itu diduga dari pria bersenjata Palestina.

Shireen, jurnalis Palestina-Amerika Serikat, telah digambarkan sebagai "ikon liputan Palestina". Dia ditembak mati di bagian wajah saat liputan di Jenin, Tepi Barat yang diduduki rezim Zionis, pada hari Rabu.

Peristiwa tragis itu telah memicu kemarahan global, di mana Uni Eropa mendesak penyelidikan independen. Kepala Hak Asasi Manusia (HAM) PBB Michelle Bachelet mengatakan dia terkejut atas tragedi itu. “Impunitas harus diakhiri,” kata Bachelet.

Beginilah reaksi dunia internasional yang didominasi kemarahan:

PBB

Di New York, duta besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyebut kematian Abu Akleh sangat mengerikan dan menyerukan penyelidikan yang transparan.

"Melindungi warga negara dan jurnalis Amerika adalah prioritas tertinggi kami," ujarnya.

Thomas-Greenfield mengatakan Shireen Abu Akleh melakukan wawancara luar biasa dengannya di Tepi Barat November lalu. "Saya pergi dari sana dengan rasa hormat yang luar biasa untuknya," katanya.

Baca juga: Brutal, Wartawan Veteran Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ditembak Mati Pasukan Israel

Kantor HAM PBB mendesak dilakukannya penyelidikan yang independen dan transparan atas pembunuhannya.

Amerika Serikat (AS)

Gedung Putih juga menyerukan penyelidikan menyeluruh.

“Kami sangat sedih dan mengutuk keras pembunuhan jurnalis Amerika Shireen Abu Akleh di Tepi Barat,” kata Ned Price, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, di Twitter.

"Investigasi harus segera dan menyeluruh dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban. Kematiannya merupakan penghinaan terhadap kebebasan pers di mana-mana,” ujarnya.

Sebelumnya pada hari itu, duta besar AS untuk Israel, Tom Nides, mengatakan di Twitter bahwa dia sangat sedih mengetahui tentang pembunuhan jurnalis itu dan menyerukan penyelidikan menyeluruh atas keadaan tersebut.

Uni Eropa

Luis Miguel Bueno, juru bicara Uni Eropa untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, mengatakan di Twitter bahwa dia terkejut dengan pembunuhan Shireen Abu Akleh saat dia melakukan pekerjaannya, yakni melaporkan serangan Israel di Jenin.

"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarganya dan menyerukan penyelidikan cepat dan independen untuk membawa para pelaku ke pengadilan," katanya.

Amnesty International

Agnes Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International, mengatakan bahwa pembunuhan itu adalah pengingat berdarah dari sistem mematikan di mana Israel mengunci warga Palestina.

“Israel membunuh warga Palestina kiri dan kanan dengan impunitas,” katanya.

Al Jazeera

Dalam sebuah pernyataan, jaringan media Al Jazeera mengutuk pembunuhan terang-terangan yang melanggar hukum dan norma internasional dan menyebut kematian Shireen Abu Akleh sebagai kejahatan keji, yang dimaksudkan untuk mencegah media memenuhi pesannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Hidup Sebatang Kara,...
Hidup Sebatang Kara, Mas Den Akhirnya Bongkar Alasan Datang ke Perang Dukun
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Berita Terkini
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved