Jaringan Bawah Tanah Rusia Turun Tangan Bantu Pengungsi Ukraina

Kamis, 12 Mei 2022 - 02:05 WIB
loading...
A A A
Untuk warga Ukraina terlantar seperti Goncharov yang tidak ingin tetap berada di Rusia atau wilayah yang dikuasai Rusia, para sukarelawan memberikan saran tentang rute perjalanan serta bantuan uang, transportasi, dan akomodasi di sepanjang jalan, menurut sembilan orang yang terlibat dalam aksi tersebut. jaringan longgar atau telah menerima bantuan dari mereka.

Banyak jaringan dijalankan oleh orang Rusia atau orang-orang asal Rusia, menurut empat orang yang terlibat dalam jaringan tersebut. Tiga dari mereka mengatakan sementara sebagian besar sukarelawan berbasis di luar negeri, ada juga beberapa warga negara Rusia yang masih berada di tanah air mereka, dan banyak dari mereka bekerja secara sembunyi-sembunyi untuk menghindari perhatian otoritas Rusia.

Baca: Pukul Mundur Pasukan Rusia, Ukraina Rebut Kembali Desa-desa Dekat Kharkiv

Ini merupakan salah satu cara orang Rusia biasa yang kecewa dengan kehancuran yang disebabkan oleh perang dapat mengungkapkan perasaan mereka pada saat undang-undang domestik secara efektif membatasi kemampuan orang-orang di Rusia untuk secara terbuka mengkritik militer, kata beberapa orang yang diwawancarai oleh Reuters..

Tidak ada undang-undang di Rusia yang secara khusus melarang orang membantu warga Ukraina meninggalkan negara itu. Ada undang-undang terkait organisasi non-pemerintah (LSM) yang memberi pemerintah wewenang untuk menolak pendaftaran jika dianggap terlibat dalam kegiatan yang merugikan kepentingan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
5 Catatan Bersejarah...
5 Catatan Bersejarah saat Argentina Kubur Mimpi Inggris di Piala Dunia 2026
Momen Messi dan Bellingham...
Momen Messi dan Bellingham Adu Mulut
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved