Badan Intelijen Pertahanan AS: Ukraina Sudah Tewaskan 8 hingga 10 Jenderal Rusia

Rabu, 11 Mei 2022 - 05:09 WIB
loading...
Badan Intelijen Pertahanan...
Badan Intelijen Pertahanan AS: Ukraina Sudah Tewaskan 8 hingga 10 Jenderal Rusia. FOTO/TASS
A A A
KIEV - Ukraina telah menewaskan antara 8 hingga 10 Jenderal Rusia selama konflik yang berlangsung sejak 24 Februari. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Letnan Jenderal Scott Berrier, Selasa (10/5/2022).

Selama sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat, Senator Republik Tom Cotton bertanya: "Apakah fakta bahwa Rusia kehilangan semua jenderal ini menunjukkan kepada Anda bahwa para jenderal ini harus maju untuk memastikan perintah mereka dijalankan?"

Baca: Rusia: Pembicaraan dengan Ukraina Berlanjut dari Jarak Jauh

Berrier menjawab: "Ya." "Saya pikir Ukraina benar dalam hal grit dan bagaimana mereka menghadapi pertahanan negara mereka," kata Berrier, seperti dikutip dari Al Arabiya. “Saya tidak yakin bahwa tentara Rusia dari distrik militer Rusia yang jauh benar-benar memahami hal itu,” lanjutnya.

Bulan lalu, Rusia mempromosikan seorang komandan perang baru untuk mengambil kendali operasi Ukraina ketika Moskow berjuang untuk mencapai tujuannya sejak meluncurkan “operasi militer khusus”.

Pejabat AS, bagaimanapun, mengatakan bahwa perubahan komando tidak menghapus "kegagalan strategis" yang dihadapi Rusia di Ukraina di tengah perlawanan kuat yang dilakukan oleh Kiev dan dukungan yang diterimanya dari AS dan Uni Eropa.

Baca: Pukul Mundur Pasukan Rusia, Ukraina Rebut Kembali Desa-desa Dekat Kharkiv

Sementara itu, Presiden Vladimir Putin diprediksi tidak akan mengakhiri perang Ukraina dengan kampanye Donbas dan bertekad untuk membangun jembatan darat ke wilayah yang dikuasai Rusia di Moldova. Hal itu diungkapkan Direktur Intelijen Nasional AS, Avril Haines.

Intelijen AS juga memandang semakin besar kemungkinan bahwa Putin akan memobilisasi seluruh negaranya, termasuk memerintahkan darurat militer, dan mengandalkan ketekunannya untuk mengurangi dukungan Barat untuk Ukraina.

"Kami menilai Presiden Putin sedang mempersiapkan konflik berkepanjangan di Ukraina di mana dia masih berniat untuk mencapai tujuan di luar Donbas," kata Haines, seperti dikutip dari AFP.

Baca: PBB: Jumlah Korban Tewas di Ukraina Lebih Tinggi dari yang Dilaporkan

Intelijen AS menganggap keputusan Putin untuk memusatkan pasukan Rusia di wilayah Donbas timur adalah "hanya perubahan sementara" setelah kegagalan mereka untuk merebut Kiev di utara.

“Pasukan Rusia masih berniat untuk memenangkan wilayah di seberang pantai Laut Hitam, sebagian untuk mengamankan sumber daya air untuk Krimea, yang direbut Moskow pada 2014,” Haines mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Hubungan yang Unik,...
Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha
Rekomendasi
Anjasmara Minta Maaf...
Anjasmara Minta Maaf usai Ucapannya soal Rizky Nazar Picu Polemik
Davina Karamoy Beberkan...
Davina Karamoy Beberkan Alasan Menangis Saat Pertama Kali Membaca Skenario Film Terbarunya
Giorgio Antonio Geram...
Giorgio Antonio Geram Kerap Diterpa Isu Miring dengan Sarwendah, Siap Lapor Polisi?
Berita Terkini
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved