Anggota Parlemen Sri Lanka Tembak Mati Demonstran, Lalu Bunuh Diri
Selasa, 10 Mei 2022 - 05:30 WIB
loading...
Anggota Parlemen Sri Lanka Tembak Mati Demonstran, Lalu Bunuh Diri. FOTO/Reuters
A
A
A
KOLOMBO - Seorang legislator dari partai yang berkuasa di Sri Lanka , Amarakeerthi Athukorala, menembak mati seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah dan kemudian melakukan aksi bunuh diri. Insiden ini terjadi selama konfrontasi di luar ibu kota, kata polisi, Senin (9/5/2022).
“Athukorala melepaskan tembakan dan melukai dua orang yang menghalangi mobilnya di kota Nittambuwa,” kata pernyataan polisi, seperti dikutip dari AFP. Ditambahkan pula, salah satu korban meninggal karena luka-lukanya.
Baca: BREAKING NEWS: Perdana Menteri Sri Lanka Dikabarkan Mengundurkan Diri
"Anggota parlemen melarikan diri dari tempat kejadian dan berlindung di gedung terdekat," kata seorang pejabat polisi kepada AFP melalui telepon. "Ribuan orang mengepung gedung itu dan dia kemudian mengambil nyawanya sendiri dengan pistolnya," lanjutnya.
Insiden itu terjadi saat ribuan orang turun ke jalan melintasi pulau yang terikat jam malam dan menargetkan pendukung Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa. Loyalis Rajapaksa pada hari sebelumnya telah menghancurkan tenda dan plakat demonstran anti-pemerintah yang berkemah di luar kediaman resmi Presiden Gotabaya Rajapaksa sejak 9 April.
Dalam kekerasan di ibu kota Kolombo, sedikitnya 138 orang terluka dan dirawat di Rumah Sakit Nasional Kolombo, kata juru bicara rumah sakit tersebut.
Sementara itu, beberapa jam setelah pendukungnya menyerbu tempat protes besar di Kolombo dan menyerang demonstran anti-pemerintah, Rajapaksa menyatakan pengunduran dirinya.
“Athukorala melepaskan tembakan dan melukai dua orang yang menghalangi mobilnya di kota Nittambuwa,” kata pernyataan polisi, seperti dikutip dari AFP. Ditambahkan pula, salah satu korban meninggal karena luka-lukanya.
Baca: BREAKING NEWS: Perdana Menteri Sri Lanka Dikabarkan Mengundurkan Diri
"Anggota parlemen melarikan diri dari tempat kejadian dan berlindung di gedung terdekat," kata seorang pejabat polisi kepada AFP melalui telepon. "Ribuan orang mengepung gedung itu dan dia kemudian mengambil nyawanya sendiri dengan pistolnya," lanjutnya.
Insiden itu terjadi saat ribuan orang turun ke jalan melintasi pulau yang terikat jam malam dan menargetkan pendukung Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa. Loyalis Rajapaksa pada hari sebelumnya telah menghancurkan tenda dan plakat demonstran anti-pemerintah yang berkemah di luar kediaman resmi Presiden Gotabaya Rajapaksa sejak 9 April.
Dalam kekerasan di ibu kota Kolombo, sedikitnya 138 orang terluka dan dirawat di Rumah Sakit Nasional Kolombo, kata juru bicara rumah sakit tersebut.
Sementara itu, beberapa jam setelah pendukungnya menyerbu tempat protes besar di Kolombo dan menyerang demonstran anti-pemerintah, Rajapaksa menyatakan pengunduran dirinya.
Lihat Juga :