Spesifikasi Hwasong-17 Rudal Monster Milik Korea Utara
Selasa, 10 Mei 2022 - 02:00 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dari tes ICBM Korut sebelumnya, Hwasong-17 diluncurkan langsung dari kendaraan Transporter Erector Launcher (TEL), Analis mengatakan hal itu menjadikan Hwasong-17 sebagai ICBM jalan raya berbahan bakar cair terbesar di dunia. Diameternya diperkirakan antara 2,4 dan 2,5 meter, dan massa totalnya, ketika terisi penuh, di antara 80.000 dan 110.000 kg n), menurut 38 North, sebuah program berbasis di AS yang memantau Korut.
Baca: Militer Korsel: Korut Kemungkinan Tembakkan Rudal Balistik dari Kapal Selam
Sistem propulsi Hwasong-17 tampaknya merupakan varian dari mesin roket RD-250 Rusia, motor yang digunakan pada ICBM SS-18 Rusia. 10 Mesin utama disertai dengan pendorong Vernier yang dapat memberikan stabilitas tanpa memerlukan sirip eksternal. Ukuran Hwasong-17 telah memicu spekulasi di antara para analis bahwa itu akan dirancang untuk membawa banyak hulu ledak dan umpan untuk menembus pertahanan rudal dengan lebih baik.
Senjata itu diperlihatkan pertama kali pada saat parade militer untuk menandai peringatan 75 tahun berdirinya Partai Buruh yang berkuasa pada Oktober 2020. Dan kedua kalinya pada pameran pertahanan di Pyongyang pada bulan Oktober tahun berikutnya. Setelah memeriksa foto-foto pameran, analis menyimpulkan penunjukan resmi ICBM kemungkinan besar adalah Hwasong-17.
Pemerintah Pyongyang sendiri melaporkan bahwa pemimpin mereka Kim Jong-un bersumpah akan menciptakan kekuatan militer yang tak terbendung. Di sisi lain analis juga memperingatkan bahwa Korea Utara kemungkinan akan melakukan peluncuran satelit militer dan melakukan uji coba hulu ledak nuklir taktis akhir tahun ini.
Baca: Militer Korsel: Korut Kemungkinan Tembakkan Rudal Balistik dari Kapal Selam
Sistem propulsi Hwasong-17 tampaknya merupakan varian dari mesin roket RD-250 Rusia, motor yang digunakan pada ICBM SS-18 Rusia. 10 Mesin utama disertai dengan pendorong Vernier yang dapat memberikan stabilitas tanpa memerlukan sirip eksternal. Ukuran Hwasong-17 telah memicu spekulasi di antara para analis bahwa itu akan dirancang untuk membawa banyak hulu ledak dan umpan untuk menembus pertahanan rudal dengan lebih baik.
Senjata itu diperlihatkan pertama kali pada saat parade militer untuk menandai peringatan 75 tahun berdirinya Partai Buruh yang berkuasa pada Oktober 2020. Dan kedua kalinya pada pameran pertahanan di Pyongyang pada bulan Oktober tahun berikutnya. Setelah memeriksa foto-foto pameran, analis menyimpulkan penunjukan resmi ICBM kemungkinan besar adalah Hwasong-17.
Pemerintah Pyongyang sendiri melaporkan bahwa pemimpin mereka Kim Jong-un bersumpah akan menciptakan kekuatan militer yang tak terbendung. Di sisi lain analis juga memperingatkan bahwa Korea Utara kemungkinan akan melakukan peluncuran satelit militer dan melakukan uji coba hulu ledak nuklir taktis akhir tahun ini.
(esn)
Lihat Juga :