Kemahalan, Taiwan Batal Beli 12 Helikopter Anti Kapal Selam AS

Kamis, 05 Mei 2022 - 20:43 WIB
loading...
Kemahalan, Taiwan Batal...
Helikopter Seahawks. Foto/nara.getarchive.net
A A A
TAIPEI - Taiwan memilih untuk tidak membeli helikopter anti- kapal selam dari Amerika Serikat (AS) karena harganya terlalu mahal. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Taiwan.

Taiwan berencana untuk membeli hingga 12 helikopter Seahawk tetapi kesepakatan itu telah dibatalkan karena Taipei memprioritaskan biaya yang lebih rendah, lebih banyak persenjataan mobile untuk melawan ancaman dari China .

Media lokal melaporkan awal tahun ini bahwa penjualan bisa gagal setelah Washington menyimpulkan helikopter itu bukan pilihan terbaik untuk kebutuhan "perang asimetris" Taiwan.

Taiwan telah beralih ke strategi "landak" yang berupaya melengkapi pulau itu untuk mengusir serangan dari militer China yang jauh lebih besar.

Pada hari Kamis (5/5/2022) Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengkonfirmasi kesepakatan helikopter itu sudah mati.

Baca juga: Taiwan Kembangkan Rudal yang Bisa Serang Pangkalan Udara Musuh

"Kami merasa harganya terlalu tinggi dan itu di atas apa yang kami mampu," katanya kepada anggota parlemen seperti dikutip dari France24.

Sebanyak 23 juta orang Taiwan hidup di bawah ancaman invasi terus-menerus dari China, yang memandang pulau demokrasi itu sebagai wilayahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan
Rekomendasi
Tips Redakan Nyeri Kepala...
Tips Redakan Nyeri Kepala Nyut-nyutan dari Dokter, Sederhana Pakai Bola Tenis
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved