Cerita 120 Tentara India Dikepung Pasukan China, Sebagian Dimutilasi
Sabtu, 20 Juni 2020 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
"Itu adalah serangan paling mematikan yang dilakukan terhadap personel Angkatan Darat India oleh personel militer China dalam ingatan kami," kata sumber lainnya di pemerintah New Delhi.
"Kami kalah jumlah," aku seorang perwira Angkatan Darat India, yang berbicara secara anonim tentang bentrokan yang berlangsung selama enam hingga tujuh jam, seperti dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu (20/6/2020).
Seorang sumber pemerintah menyatakan bahwa Kolonel Santosh Babu yang telah tewas semula pergi untuk melihat apakah pasukan Beijing telah mundur dari posisi konflik, seperti yang dijanjikan oleh mereka. Namun, kata dia, Beijing ternyata menjebak para tentara India dan secara brutal menyerang mereka sampai pada level mutilasi.
Seorang pejabat militer New Delhi mengatakan tentara India pergi ke tempat di mana bentrokan terjadi tanpa bertindak permusuhan dan menunjukkan sikap ramah kepada pihak Beijing bahwa mereka ada di sana untuk memeriksa apakah perjanjian pengurangan eskalasi dipatuhi seperti yang dijanjikan.
"Tapi mereka menjebak dan melakukan serangan, tindakan murni biadab," kata pejabat tersebut kepada IANS. Beberapa prajurit Angkatan Darat India saat ini terluka parah dan sedang menjalani perawatan.
Pada hari Selasa, helikopter India terbang sekitar 16 kali untuk membawa jasad dan personel Angkatan Darat yang terluka dari lokasi serangan di Lembah Galwan. (Baca: Batang Besi Penuh Paku Ini Diduga Senjata dalam Bentrok India-China )
"Kami kalah jumlah," aku seorang perwira Angkatan Darat India, yang berbicara secara anonim tentang bentrokan yang berlangsung selama enam hingga tujuh jam, seperti dikutip dari Metro.co.uk, Sabtu (20/6/2020).
Seorang sumber pemerintah menyatakan bahwa Kolonel Santosh Babu yang telah tewas semula pergi untuk melihat apakah pasukan Beijing telah mundur dari posisi konflik, seperti yang dijanjikan oleh mereka. Namun, kata dia, Beijing ternyata menjebak para tentara India dan secara brutal menyerang mereka sampai pada level mutilasi.
Seorang pejabat militer New Delhi mengatakan tentara India pergi ke tempat di mana bentrokan terjadi tanpa bertindak permusuhan dan menunjukkan sikap ramah kepada pihak Beijing bahwa mereka ada di sana untuk memeriksa apakah perjanjian pengurangan eskalasi dipatuhi seperti yang dijanjikan.
"Tapi mereka menjebak dan melakukan serangan, tindakan murni biadab," kata pejabat tersebut kepada IANS. Beberapa prajurit Angkatan Darat India saat ini terluka parah dan sedang menjalani perawatan.
Pada hari Selasa, helikopter India terbang sekitar 16 kali untuk membawa jasad dan personel Angkatan Darat yang terluka dari lokasi serangan di Lembah Galwan. (Baca: Batang Besi Penuh Paku Ini Diduga Senjata dalam Bentrok India-China )
Lihat Juga :