Suhu Terus Meningkat, Gelombang Panas Panggang India

Kamis, 28 April 2022 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Februari, sebuah laporan oleh Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim memperingatkan kerentanan India terhadap panas yang ekstrem. Misalnya, pada pemanasan 1,5 derajat Celcius di atas suhu pra-industri, ibu kota Benggala Barat, Kolkata, setahun sekali dapat mengalami kondisi yang sama dengan gelombang panas tahun 2015, ketika suhu mencapai 44 derajat Celcius dan ribuan orang meninggal di seluruh negeri.

Penelitian Mondal telah menemukan bahwa polusi perkotaan mungkin juga berperan, dengan karbon hitam dan debu menyerap sinar matahari dan menyebabkan pemanasan yang lebih besar di kota-kota India.

Sementara panas membahayakan kehidupan dan mata pencaharian di India, bahaya sebenarnya datang ketika suhu tinggi bercampur dengan kelembaban tinggi, sehingga sulit bagi orang untuk mendinginkan diri melalui keringat.

Kondisi seperti itu diukur dengan "suhu bola basah" yang merekam pembacaan termometer yang dibungkus kain basah. Temperatur bola basah yang tinggi menjadi perhatian khusus di India, di mana sebagian besar dari 1,4 miliar penduduk negara itu tinggal di daerah pedesaan tanpa akses ke AC atau stasiun pendingin.

Pada hari Rabu, kota-kota di Benggala Barat bagian selatan dan pesisir Odisha mengalami suhu bola basah sekitar 29 derajat Celcius. Manusia hanya dapat bertahan hidup beberapa jam di luar ruangan jika suhu bola basah melebihi 35C.

IMD memperingatkan bahwa kondisinya kemungkinan akan memburuk dalam empat hari ke depan.

Baca juga: Anggota Kongres AS Ilhan Omar Kunjungi Kashmir, India Mencak-mencak

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Berita Terkini
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved