Israel Blokir Jalan-jalan Lokal Tepi Barat Menuju Lembah Jordan

Jum'at, 19 Juni 2020 - 23:05 WIB
loading...
Israel Blokir Jalan-jalan...
Tentara Israel berjaga saat menutup jalan-jalan di Tepi Barat pada 17 Maret 2019. Foto/Anadolu
A A A
TEPI BARAT - Tentara Israel mulai memasang blok-blok semen di jalan-jalan kecil dari desa-desa di Tepi Barat ke Lembah Jordan.

Saksi mata lokal menyatakan tentara Israel menyiapkan pemisahan fisik wilayah menjelang pemisahan politik sesuai rencana aneksasi Israel di Tepi Barat dan Lembah Jordan.

Menurut kepala dewan desa Al-Mughayyer, Amin Abu Elia, tentara memasang blok-blok semen di jalan dari desa ke jalan raya Jalan Allon yang menujuk Lembah Jordan.

Blok-blok juga dipasang di jalan menuju desa terdekat Kurf Malik, timur Ramallah dan Duma, selatan Nabrul. “Itulah di mana, pintu besi akan dipasang untuk membatasi akses antara Tepi Barat dan Lembah Jordan,” ungkap Amin pada kantor berita Wafa.

Sekitar 56.000 warga Palestina tinggal di Lembah Jordan. Pendudukan Israel memiliki dampak besar pada semua aspek kehidupan warga Palestina.

Penghalang itu dipasang rutin di jalan-jalan oleh tentara dan Koordinator Aktivitas Pemerintah di Wilayah (COGAT), unit angkatan darat yang memblokir akses ke desa-desa Palestina, lahan pertanian dan sumber air. (Lihat Video: Rindu dan Dianggap Mirip Anaknya, Seorang PSK Culik Anak Tujuh Tahun)

Lahan pertanian Palestina sering diubah menjadi zona militer tertutup. COGAT bertanggung jawab untuk pengawasan izin pembangunan yang jarang diberikan pada warga Palestina, air, pertanian, konstruksi jalan dan masalah sipil lain di Area C.

Warga Palestina menduga rencana pencaplokan Israel akan mencakup lebih dari 30% wilayah Tepi Barat. (Lihat Video: Bocah Enam Tahun Jadi Korban Penculikan dan Pencabulan di Bekasi)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved