Ukraina Minta PBB Jadi Penjamin Koridor Aman Evakuasi Pabrik Baja Mariupol

Selasa, 26 April 2022 - 03:30 WIB
loading...
Ukraina Minta PBB Jadi...
Ukraina Minta PBB Jadi Penjamin Koridor Aman Evakuasi Pabrik Baja Mariupol. FOTO/Reuters
A A A
MARIUPOL - Ukraina pada Senin (25/4/2022) membantah telah mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk mengevakuasi warga sipil dari pabrik baja di kota selatan Mariupol . Kiev menyatakan, PBB harus menjadi "pemrakarsa dan penjamin" dari kesepakatan semacam itu.

Sebelumnya, Rusia telah menyatakan pada Senin, bahwa mereka akan membuka koridor kemanusiaan bagi warga sipil untuk meninggalkan pabrik baja besar Azovstal, di mana mereka bersembunyi dengan pejuang Ukraina dan berada di bawah tembakan Rusia.

Baca: Zelensky Telepon Erdogan, Bahas Evakuasi Warga Sipil Mariupol

“Hari ini, pihak Rusia sekali lagi mengumumkan adanya koridor bagi warga sipil untuk meninggalkan Azovstal. Ini bisa dipercaya jika Rusia tidak menghancurkan koridor kemanusiaan berkali-kali sebelumnya,” tulis Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk di aplikasi pesan Telegram, seperti dikutip dari Reuters.

“Penting untuk dipahami bahwa koridor kemanusiaan dibuka dengan kesepakatan kedua belah pihak. Sebuah koridor diumumkan secara sepihak tidak memberikan keamanan, dan karena itu bukan koridor kemanusiaan,” lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved