Parah! 6 Bocah Lelaki Ramai-ramai Perkosa Anak Perempuan 11 Tahun

Senin, 25 April 2022 - 08:38 WIB
loading...
Parah! 6 Bocah Lelaki...
Enam bocah lelaki di India ramai-ramai memerkosa anak perempuan 11 tahun. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A A A
NEW DELHI - Enam bocah laki-laki berusia 10 hingga 16 tahun ditangkap polisi India setelah beramai-beramai memerkosa anak perempuan berusia 11 tahun.

Peristiwa tragis ini terjadi pada 19 April di sebuah desa di bawah yurisdiksi kantor polisi Tapkara. Namun, baru terungkap pada Sabtu pekan lalu setelah semua tersangka ditangkap.

Polisi mengatakan enam anak laki-laki di bawah umur yang ditangkap dikirim ke rumah pemasyarakatan sehubungan dengan pemerkosaan massal terhadap korban di distrik Khunti, Jharkhand.

Inspektur Polisi Khunti, Aman Kumar, mengatakan penangkapan semua tersangka dilakukan berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh korban pada hari Rabu.

“Kami memulai penyelidikan segera setelah pengaduan diajukan. Kami telah menangkap keenam tersangka yang berusia 10 hingga 16 tahun,” kata Kumar.

"Kami mengajukannya di hadapan hakim, yang mengirim mereka ke rumah pemasyarakatan anak," ujarnya, seperti dikutip Hindustan Times, Senin (25/4/2022).

Baca juga: Bocah 12 Tahun Ditangkap Polisi karena Perkosa dan Hamili Gadis 17 Tahun

Dalam pengaduannya, korban mengatakan kepada polisi bahwa dia diadang oleh kelompok bocah tersebut setelah acara pernikahan di desa. Empat dari enam tersangka dikenali oleh korban.

"Kami telah mendapat keterangan lima orang, termasuk gadis itu, orang tuanya, dan dua temannya, yang dicatat di depan hakim berdasarkan pasal 164 Undang-Undang Pidana," kata Kumar.

Ada laporan bahwa sebagian penduduk desa mencoba untuk menangani masalah ini di tingkat panchayat [lembaga adat] yang menyebabkan keterlambatan pelaporan kejahatan, namun Kumar mengatakan hal semacam itu tidak disebutkan dalam pengaduan.

“Kami secara khusus bertanya kepada korban apakah ada tekanan padanya untuk tidak mengajukan pengaduan, yang dia bantah,” kata Kumar.

“Orang tuanya mengatakan mereka khawatir dengan stigma sosial, tetapi akhirnya memutuskan untuk mengajukan pengaduan.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Banyak Anak Lakukan...
Banyak Anak Lakukan Cuci Darah, Kenali 6 Penyebabnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved