PM Inggris: Kemungkinan Realistis Rusia Menang Perang atas Ukraina
Sabtu, 23 April 2022 - 07:52 WIB
loading...
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan kemungkinan realistis Rusia menang perang atas Ukraina. Foto/REUTERS
A
A
A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan ada kemungkinan realistis dari Rusia memenangkan perang melawan Ukraina . Dia juga memprediksi perang tersebut dapat berlanjut hingga akhir tahun depan.
Komentar itu disampaikan saat dia menerima pertanyaan dari wartawan di New Delhi selama kunjungan dua hari ke India. Dia diminta untuk mengomentari perkiraan pejabat Barat apakah Rusia dapat memenangkan perang yang mungkin berlanjut untuk waktu yang sangat lama.
"Ya. Maksud saya, lihat. Yang menyedihkan itu adalah kemungkinan yang realistis. Ya, tentu saja, Putin memiliki pasukan yang besar. Dia memiliki posisi politik yang sangat sulit karena dia telah membuat kesalahan besar," kata Johnson.
"Dia memiliki satu-satunya pilihan sekarang adalah untuk terus mencoba menggunakan pendekatan penggilingannya, dipimpin oleh artileri yang mencoba menggiling Ukraina. Dia sangat dekat untuk mengamankan jembatan darat di Mariupol sekarang. Situasinya, saya khawatir, tidak dapat diprediksi pada tahap ini. Kami hanya harus realistis tentang ini," lanjut Johnson, seperti dikutip Hindustan Times, Sabtu (23/4/2022).
Baca juga: Rusia Blakblakan Ingin Kuasai Ukraina Selatan, Kiev: Ini Imperialisme
Komentar itu disampaikan saat dia menerima pertanyaan dari wartawan di New Delhi selama kunjungan dua hari ke India. Dia diminta untuk mengomentari perkiraan pejabat Barat apakah Rusia dapat memenangkan perang yang mungkin berlanjut untuk waktu yang sangat lama.
"Ya. Maksud saya, lihat. Yang menyedihkan itu adalah kemungkinan yang realistis. Ya, tentu saja, Putin memiliki pasukan yang besar. Dia memiliki posisi politik yang sangat sulit karena dia telah membuat kesalahan besar," kata Johnson.
"Dia memiliki satu-satunya pilihan sekarang adalah untuk terus mencoba menggunakan pendekatan penggilingannya, dipimpin oleh artileri yang mencoba menggiling Ukraina. Dia sangat dekat untuk mengamankan jembatan darat di Mariupol sekarang. Situasinya, saya khawatir, tidak dapat diprediksi pada tahap ini. Kami hanya harus realistis tentang ini," lanjut Johnson, seperti dikutip Hindustan Times, Sabtu (23/4/2022).
Baca juga: Rusia Blakblakan Ingin Kuasai Ukraina Selatan, Kiev: Ini Imperialisme
Lihat Juga :