Dibom Nuklir? Begini Cara Menyelamatkan Diri

Jum'at, 22 April 2022 - 14:47 WIB
loading...
A A A
Fakta bahwa Anda telah hidup selama ini berarti Anda berada di pinggiran, bukan di titik nol. Tetapi untuk bertahan dalam beberapa detik berikutnya, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

Gelombang Ledakan

Berikutnya yang akan terjadi dalam serangan bom nuklir taktis adalah gelombang ledakan. Ini terdiri dari gelombang kejut tekanan berlebih yang diikuti oleh angin ledakan ke luar, seringkali dengan angin balik yang kembali ke ground zero (titik nol).

Ini akan menghancurkan atau merusak semua struktur yang dibangun dalam radius tertentu dari pusat guncangan atau ledakan, tergantung pada hasil dan ketinggian ledakan.

Misalnya, bom 15 kiloton akan memiliki radius bola api sekitar 100 meter dan menyebabkan kehancuran total hingga 1,6 kilometer di sekitar pusat guncangan.

Sebuah bom satu kiloton—mirip dengan ledakan amonium nitrat 2020 di Ibu Kota Lebanon Beirut—akan memiliki radius bola api sekitar 50 meter, dengan kerusakan parah sekitar 400 meter.

Gelombang kejut bergerak lebih cepat dari kecepatan suara (sekitar 343 meter per detik). Jadi, jika Anda berada satu kilometer dari pusat guncangan, Anda hanya punya waktu kurang dari tiga detik untuk menemukan perlindungan. Jika Anda lima kilometer jauhnya, Anda memiliki waktu kurang dari 15 detik.

Anda harus melindungi diri dari radiasi termal dan nuklir, karena Anda bisa mati jika terkena. Namun, Anda harus menemukan tempat yang aman—Anda tidak ingin dihancurkan di gedung yang dirobohkan oleh gelombang ledakan.

Masuklah ke dalam ruangan, dan sebaiknya ke bunker atau ruang bawah tanah yang diperkuat. Jika Anda berada di rumah bata atau beton tanpa ruang bawah tanah, temukan bagian bangunan yang kuat.

Gelombang kejut yang masuk akan memantul dari dinding internal, melapisi dengan aslinya untuk menggandakan tekanan. Hindari sisi ledakan bangunan dan pastikan untuk berbaring daripada berdiri.

Jika tidak ada ruangan yang diperkuat, Anda bisa berbaring di bawah meja yang kokoh atau di samping (bukan di bawah) tempat tidur atau sofa. Anda mungkin terlindas di bawah tempat tidur atau sofa jika lempengan beton runtuh.

Jauhkan diri dari pintu, furnitur tinggi, dan jendela, karena mungkin akan pecah. Jika dinding runtuh, Anda akan memiliki kesempatan untuk bertahan hidup di saku di puing-puing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved