AS Tak Terima Putin Deklarasikan Kemenangan atas Mariupol: Itu Disinformasi!
Jum'at, 22 April 2022 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Mariupol telah dibombardir tanpa henti selama berminggu-minggu. Ini adalah target strategis bagi Rusia yang akan memungkinkan Moskow untuk membangun kendali atas wilayah yang menghubungkan Donbass di tenggara Ukraina dengan Crimea yang dianeksasi.
Pasukan Rusia baru-baru ini memfokuskan serangan mereka di kota pelabuhan di pabrik baja Azovstal, tempat ribuan tentara dan warga sipil mencari perlindungan.
Menurut Menteri Pertahanan Sergey Shoigu, pasukan Rusia tiga sampai empat hari lagi akan merebut kendali pabrik baja tersebut.
Tapi Putin membatalkan serangan ke pabrik tersebut.
“Dalam hal ini, kita perlu memikirkan—maksud saya, kita selalu perlu memikirkannya, tetapi khususnya dalam kasus ini—kita perlu berpikir tentang melestarikan kehidupan dan kesehatan prajurit dan perwira kita. Tidak ada alasan untuk menembus jalur bawah tanah ini dan di bawah fasilitas industri ini," kata Putin seperti dikutip TASS.
Dia memerintahkan agar pabrik itu diblokir sehingga bahkan seekor lalat pun tidak bisa masuk atau keluar, dan orang-orang Ukraina di dalamnya ditawarkan untuk meletakkan senjata mereka dengan imbalan amnesti.
Pasukan Rusia baru-baru ini memfokuskan serangan mereka di kota pelabuhan di pabrik baja Azovstal, tempat ribuan tentara dan warga sipil mencari perlindungan.
Menurut Menteri Pertahanan Sergey Shoigu, pasukan Rusia tiga sampai empat hari lagi akan merebut kendali pabrik baja tersebut.
Tapi Putin membatalkan serangan ke pabrik tersebut.
“Dalam hal ini, kita perlu memikirkan—maksud saya, kita selalu perlu memikirkannya, tetapi khususnya dalam kasus ini—kita perlu berpikir tentang melestarikan kehidupan dan kesehatan prajurit dan perwira kita. Tidak ada alasan untuk menembus jalur bawah tanah ini dan di bawah fasilitas industri ini," kata Putin seperti dikutip TASS.
Dia memerintahkan agar pabrik itu diblokir sehingga bahkan seekor lalat pun tidak bisa masuk atau keluar, dan orang-orang Ukraina di dalamnya ditawarkan untuk meletakkan senjata mereka dengan imbalan amnesti.
(min)
Lihat Juga :