Rusia Kirim Proposal Perdamaian ke Ukraina

Kamis, 21 April 2022 - 04:23 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Donbass Memanas, Ukraina Terima Dukungan Pesawat dari Sekutu AS

Selain itu, Zakharova mengesankan bahwa partisipasi Kiev dalam negosiasi tidak lebih dari taktik pengalihan. Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa Moskow “siap untuk itu,” setelah melihat di mana kesepakatan Minsk berakhir.

Sejak dimulainya konflik militer pada 24 Februari, Rusia dan Ukraina telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan tatap muka dan virtual yang bertujuan untuk menyelesaikan krisis. Pertemuan 29 Maret adalah terakhir kalinya kedua tim perunding bertemu secara langsung.

Pada 12 April, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pembicaraan telah menemui jalan buntu. Dia menjelaskan bahwa Ukraina telah menolak untuk memenuhi beberapa permintaan utama Rusia - untuk mengakui Crimea sebagai republik Rusia dan Republik Donbass sebagai negara merdeka.

Pernyataan Putin menyusul pengumuman Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov bahwa Kiev telah mengajukan proposal tertulis baru yang menyimpang dari apa yang telah ditawarkan selama pembicaraan langsung. Proposal baru, menurut Lavrov, gagal menyebutkan bahwa jaminan keamanan yang ingin diperoleh Kiev tidak mencakup Crimea.

Berbicara selama pengarahan hari Selasa, penasihat presiden Ukraina Alexey Arestovich memperingatkan bahwa pembicaraan damai dengan Moskow dapat dihentikan jika pasukan Rusia merebut Mariupol, sebuah kota pelabuhan yang berharga secara strategis di Laut Hitam.

Baca juga: China Tuduh AS dan NATO Dukung Ukraina Perang Sampai 1 Dekade

Pada hari Selasa, ajudan Zelensky, Mikhail Podolyak mengungkapkan bahwa tidak ada tanggal yang ditentukan untuk dimulainya kembali pembicaraan.

Pada saat yang sama, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan kepada Jake Tapper dari CNN dalam sebuah wawancara eksklusif di Kiev Jumat lalu bahwa “kita harus menemukan setidaknya beberapa dialog dengan Rusia.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Situs Radar hingga Pangkalan Militer Dibombardir
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Iraola Resmi Jadi Pelatih...
Iraola Resmi Jadi Pelatih Anyar Liverpool
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Berita Terkini
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved