Rusia Panggil Dubes Israel untuk Moskow, Protes Sikap Rezim Zionis
Senin, 18 April 2022 - 19:04 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Yair Lapid. Foto/anadolu
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Minggu (17/4/2022) memanggil Duta Besar Israel di Moskow Alexander Ben Zvi untuk menegurnya atas pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Yair Lapid tentang Rusia.
Laporan itu diungkapkan Haaretz. Pertemuan yang dijadwalkan Senin (18/4/2022) itu menurut media Israel, akan menjadi teguran diplomatik biasa atas kritik terhadap perang Rusia di Ukraina.
"Kami mencatat serangan anti-Rusia lain yang dilakukan pada 7 April oleh Menteri Luar Negeri Yair Lapid dalam konteks dukungan negaranya terhadap resolusi Majelis Umum PBB untuk menangguhkan keanggotaan Federasi Rusia di Dewan Hak Asasi Manusia PBB," ungkap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Jumat.
Baca juga: Peluncuran Kapal Induk Ketiga China Tertunda, Ini Sebabnya
Kemlu Rusia menambahkan, "Kami telah memberikan penilaian kami atas resolusi yang melanggar hukum dan bermotif politik ini.”
Baca juga: Mahasiswa Meninggal Saat Peragaan Penyaliban Yesus
“Ada upaya terselubung untuk mengambil keuntungan dari situasi di sekitar Ukraina untuk mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari salah satu konflik tertua yang belum terselesaikan, konflik Palestina-Israel,” papar Kemlu Rusia.
Laporan itu diungkapkan Haaretz. Pertemuan yang dijadwalkan Senin (18/4/2022) itu menurut media Israel, akan menjadi teguran diplomatik biasa atas kritik terhadap perang Rusia di Ukraina.
"Kami mencatat serangan anti-Rusia lain yang dilakukan pada 7 April oleh Menteri Luar Negeri Yair Lapid dalam konteks dukungan negaranya terhadap resolusi Majelis Umum PBB untuk menangguhkan keanggotaan Federasi Rusia di Dewan Hak Asasi Manusia PBB," ungkap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Jumat.
Baca juga: Peluncuran Kapal Induk Ketiga China Tertunda, Ini Sebabnya
Kemlu Rusia menambahkan, "Kami telah memberikan penilaian kami atas resolusi yang melanggar hukum dan bermotif politik ini.”
Baca juga: Mahasiswa Meninggal Saat Peragaan Penyaliban Yesus
“Ada upaya terselubung untuk mengambil keuntungan dari situasi di sekitar Ukraina untuk mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari salah satu konflik tertua yang belum terselesaikan, konflik Palestina-Israel,” papar Kemlu Rusia.
Lihat Juga :