Rusia: Ada 6.824 Tentara Bayaran Asing di Ukraina, Termasuk dari AS

Senin, 18 April 2022 - 13:46 WIB
loading...
A A A
“Mereka datang ke Ukraina untuk mendapatkan uang dengan membunuh Slavia. Oleh karena itu, yang terbaik yang menunggu mereka adalah pertanggungjawaban pidana dan hukuman penjara yang lama.”

Dalam beberapa hari setelah serangan militer Rusia di Ukraina, pemerintah di Kiev menjanjikan masuk bebas visa bagi orang asing yang bersedia mengangkat senjata melawan pasukan Moskow.

Calon yang direkrut mengunjungi kedutaan besar Ukraina di seluruh Barat dan mendaftar untuk berperang—seringkali dengan restu dari pemerintah mereka sendiri—dan pergi ke medan perang.

Namun, perekrutan dipersempit pada bulan Maret untuk mereka yang memiliki pengalaman militer, dan berhenti sepenuhnya pada awal April.

Seorang juru bicara untuk apa yang disebut "International Legion" Ukraina mengatakan kepada media Kanada bahwa mengirim sukarelawan yang tidak terlatih ke garis depan menjadi lebih merupakan penghalang daripada bantuan, dan persediaan senjata api dan amunisi semakin menipis.

Beberapa dari mereka yang melakukan perjalanan berbagi cerita horor secara online karena dikirim ke garis depan dengan senjata dan amunisi yang tidak memadai, sementara perekrutan menderita setelah serangan rudal Rusia meratakan pusat pelatihan bagi orang asing ini di dekat kota Lvov, Ukraina barat.

“Hingga 180 tentara bayaran asing dan sejumlah besar senjata asing dihancurkan,” kata Konashenkov saat itu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps. 9: Rendi Mulai Curiga Pada Laura
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
Berita Terkini
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved