Ukraina Jatuhkan Helikopter Rusia Senilai Rp215 Miliar dengan Rudal Murah

Senin, 18 April 2022 - 10:20 WIB
loading...
A A A
"Musuh mencoba terbang di atas posisi kami dan menembakkan rudal, tetapi serangan musuh tidak berhasil. Kami tidak ingin menyia-nyiakan Stinger pada mereka, sehingga helikopter Ka-52 Rusia ditembak jatuh dengan Igla biasa,” lanjut komando tersebut.

"Para tentara bercanda bahwa mereka menembak jatuh sebuah helikopter Rusia senilai sekitar USD15 juta dengan menembakkan sistem rudal senilai USD100 yang dibeli di bawah pemerintahan Soviet."

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengeklaim bahwa dari 24 Februari hingga 17 April, militernya telah menewaskan sekitar 20.300 tentara Rusia.

Selain itu, menurut militer Kiev, musuh kehilangan 773 tank, 2.002 kendaraan personel lapis baja, 376 sistem artileri, 127 MLRS, 66 sistem peperangan anti-pesawat, 165 pesawat, 146 helikopter, 1.471 kendaraan, 8 kapal/cutter, 76 tangki bahan bakar, 148 UAV operasional-taktis, 27 unit peralatan khusus, 4 sistem SRBM mobile.

Namun, Mosow membantah klaim tersebut. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia sebanyak 23.367 tentara Ukraina tewas selama pertempuran sejak 24 Februari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Berita Terkini
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved