Bayi 13 Hari di Inggris Meninggal setelah Terinfeksi Covid-19
Jum'at, 19 Juni 2020 - 08:22 WIB
loading...
Ilustrasi staf rumah sakit anak di Wuhan merawat seorang bayi yang terinfeksi virus corona baru. Foto/REUTERS
A
A
A
LONDON - Seorang bayi berusia 13 hari di Inggris tanpa penyakit penyerta telah meninggal hari Kamis setelah terinfeksi virus corona baru ( Covid-19 ) . Dia tercatat sebagai korban corona termuda di negara tersebut.
Belum jelas bagaimana bayi, yang jenis kelaminnya belum dirilis, terinfeksi virus tersebut.
Berita duka tentang bayi itu muncul ketika rumah sakit anak-anak Sheffield, di utara Inggris, mengonfirmasi bahwa seorang anak meninggal pada hari Senin setelah dirawat dalam kondisi kritis. Rumah sakit, yang belum mengonfirmasi usia anak itu, mengatakan anak itu telah dites positif Covid-19, tetapi penyebab kematiannya belum ditentukan.
Sebelumnya, orang termuda di Inggris yang meninggal karena virus tersebut adalah Ismail Mohamed Abdulwahab. Bocah 13 tahun asal Brixton, London selatan, ini juga tidak memiliki penyakit penyerta. (Baca: Viral, Perawat Covid-19 Bercelana Dalam dengan APD Transparan )
Semalam dilaporkan lebih 135 lebih orang di negara tersebut meninggal terkait Covid-19. Dari jumlah itu, 62 pasien meninggal di rumah sakit, dengan yang tertua berusia 96 tahun.
Belum jelas bagaimana bayi, yang jenis kelaminnya belum dirilis, terinfeksi virus tersebut.
Berita duka tentang bayi itu muncul ketika rumah sakit anak-anak Sheffield, di utara Inggris, mengonfirmasi bahwa seorang anak meninggal pada hari Senin setelah dirawat dalam kondisi kritis. Rumah sakit, yang belum mengonfirmasi usia anak itu, mengatakan anak itu telah dites positif Covid-19, tetapi penyebab kematiannya belum ditentukan.
Sebelumnya, orang termuda di Inggris yang meninggal karena virus tersebut adalah Ismail Mohamed Abdulwahab. Bocah 13 tahun asal Brixton, London selatan, ini juga tidak memiliki penyakit penyerta. (Baca: Viral, Perawat Covid-19 Bercelana Dalam dengan APD Transparan )
Semalam dilaporkan lebih 135 lebih orang di negara tersebut meninggal terkait Covid-19. Dari jumlah itu, 62 pasien meninggal di rumah sakit, dengan yang tertua berusia 96 tahun.
Lihat Juga :