AS Beri Intelijen Ukraina Target Serangan di Crimea

Kamis, 14 April 2022 - 23:07 WIB
loading...
AS Beri Intelijen Ukraina...
AS beri intelijen Ukraina target serangan di Crimea. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Ketika Amerika Serikat (AS) meningkatkan keterlibatannya dalam krisis Ukraina dengan memasok senjata berat ke Kiev, negara itu juga memutuskan untuk memberikan laporan intelijen bahwa pasukan Ukraina perlu menyerang sejumlah sasaran di Crimea .

"Seiring konflik berkembang, kami terus menyesuaikan untuk memastikan bahwa operator memiliki fleksibilitas untuk berbagi intelijen rinci dan tepat waktu dengan Ukraina," seorang pejabat intelijen AS mengatakan kepada Wall Street Journal tentang perubahan kebijakan seperti dilansir dari Russia Today, Kamis (14/4/2022).

Surat kabar itu mengatakan Washington bergerak untuk secara signifikan memperluas pembagian intelijen dengan Ukraina, tetapi akan menahan diri dari memberikan data intelijen yang akan memungkinkan Ukraina untuk menyerang sasaran di wilayah Rusia .



Laporan tersebut, yang dikonfirmasi oleh New York Times, secara khusus menyebut Crimea sebagai yang tercakup dalam kebijakan baru.

Moskow tidak setuju dengan definisi AS tentang Crimea sebagai bagian dari Ukraina. Wilayah itu memisahkan diri dari Ukraina setelah kudeta bersenjata 2014 di Kiev dan memberikan suara dalam referendum untuk bergabung kembali dengan Rusia. Moskow menganggap status Crimea sebagai bagian dari Rusia sebagai masalah yang diselesaikan.

Pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa upaya Ukraina yang terus berlanjut untuk menyerang target di wilayah Rusia dapat mendorongnya untuk meningkatkan permusuhan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved