Polisi Tangkap Tersangka Penembakan di Kereta Bawah Tanah Brooklyn

Kamis, 14 April 2022 - 03:31 WIB
loading...
Polisi Tangkap Tersangka...
Polisi Tangkap Tersangka Penembakan di Kereta Bawah Tanah Brooklyn. FOTO/New York Post
A A A
NEW YORK - Polisi New York telah menangkap seorang tersangka yang dituduh menembak 10 orang di dalam gerbong kereta bawah tanah yang penuh sesak. Hal itu diungkapkan pihak berwenang pada Rabu (13/4/2022), setelah perburuan satu hari untuk menangkap pria buronan bersenjata itu.

Polisi telah mengidentifikasi Frank James, 62 tahun, sebagai tersangka pria bersenjata yang meledakkan dua tabung asap saat kereta api memasuki stasiun Brooklyn, sebelum melepaskan 33 tembakan ke arah kerumunan.

Baca: Penembakan Kereta Bawah Tanah Brooklyn: 16 Luka, Tak Dinyatakan Aksi Teroris

"Rekan-rekan saya warga New York: Kami menangkapnya," kata Walikota Eric Adams pada konferensi pers yang mengumumkan penangkapan itu, seperti dikutip dari AFP.

“James ditemukan oleh petugas di jalan Manhattan, dan ditangkap,” kata komisaris Departemen Kepolisian New York Keechant Sewell. “Dia ditahan tanpa insiden dan akan didakwa atas serangan hari Selasa,” tambahnya.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria mirip James diborgol dan dimasukkan ke dalam mobil polisi.

Tidak ada yang tewas dalam serangan itu, yang juga menyebabkan 13 lainnya terluka saat mereka bergegas keluar dari stasiun atau menderita menghirup asap. Tak satu pun dari korban menderita luka yang mengancam jiwa.

Baca: Korban Penembakan di Kereta Bawah Tanah Broklyn Jadi 23

James telah memposting beberapa video di YouTube tentang dirinya yang menyampaikan omelan politik yang panjang dan terkadang agresif. Halamannya diturunkan pada Rabu malam karena "melanggar Pedoman Komunitas YouTube". Dalam videonya dia juga mengkritik walikota New York.

Adik James, Catherine James Robinson, mengatakan kepada The New York Times bahwa dia "terkejut" melihat saudaranya ditetapkan sebagai tersangka. "Saya tidak berpikir dia akan melakukan hal seperti itu," kata Robinson.

Robinson mengaku hanya memiliki sedikit kontak dengan saudara laki-lakinya selama bertahun-tahun. Penjelasan Robinson bertentangan pada satu detail yang diberikan oleh polisi. “Mereka mengatakan penembak itu sekitar lima kaki lima inci, tapi dia mengatakan James lebih dari enam kaki,” ujarnya.

Stasiun 36th Street di Brooklyn, tempat kereta tiba saat serangan itu dilakukan, dijaga ketat oleh polisi pada Rabu saat para pelancong menunggu kereta mereka. Serangan satu hari lalu tak mengurangi minat warga New York untuk menggunakan kereta bawah tanah.

Baca: Buru Pelaku Penembakan Kereta Bawah Tanah New York, Polisi Tawarkan Hadiah Rp718 Juta

Saat melakukan aksinya, James mengenakan masker gas tepat saat kereta tiba di stasiun. Kemudian ia membuka tabung asap dan melepaskan tembakan, ungkap polisi.

"Yang Anda lihat seperti asap, bom asap hitam meledak, dan kemudian orang-orang bergegas ke belakang," jelas salah satu korban tembakan, Hourari Benkada, mengatakan kepada CNN.

Polisi kemudian menemukan pistol Glock 17 sembilan milimeter, tiga magasin amunisi tambahan dan kapak dari tempat kejadian. Media AS melaporkan bahwa kartu kredit James dan kunci van yang dia sewa juga ditemukan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Iran Luncurkan Kota...
Iran Luncurkan Kota Rudal Bawah Tanah Berisi Ribuan Rudal Presisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved