Korban Penembakan di Kereta Bawah Tanah Broklyn Jadi 23

Rabu, 13 April 2022 - 16:19 WIB
loading...
A A A
"Orang-orang di seluruh negara bagian New York berdiri bersama orang-orang di kota ini, komunitas ini, dan kami berkata, 'Tidak ada lagi.' Tidak ada lagi penembakan massal. Tidak ada lagi yang mengganggu kehidupan. Tidak ada lagi yang membuat patah hati bagi orang-orang yang hanya berusaha menjalani hidup mereka sebagai warga New York yang normal," tambah Hochul.

"Kami berdoa untuk semua warga New York yang terluka atau terkena dampak serangan hari ini," kata Wali Kota New York Eric Adams, yang dites positif terkena virus Corona pada Senin lalu dan tidak dapat menghadiri konferensi pers.

"Kami tidak akan membiarkan warga New York diteror, bahkan oleh satu orang pun. NYPD sedang mencari tersangka secara luas, dan kami akan menemukannya," katanya.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan bahwa Presiden AS Joe Biden telah diberi pengarahan tentang penembakan itu.

"Staf senior Gedung Putih menghubungi Walikota Adams dan Komisaris Polisi Sewell untuk menawarkan bantuan apa pun yang diperlukan," kata Psaki.

Baca juga: BREAKING NEWS: Penembakan di Kereta Bawah Tanah Brooklyn, 13 Luka

Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas juga diberi pengarahan, menurut juru bicara DHS.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved