Kedubes Diserang Demonstran, Iran Panggil Utusan Afghanistan

Selasa, 12 April 2022 - 20:36 WIB
loading...
Kedubes Diserang Demonstran,...
Iran memanggil kuasa usaha Afghanistan di Teheran untuk memprotes serangan terhadap misi diplomatiknya di kota Kabul dan Herat. Foto/Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Iran memanggil kuasa usaha Afghanistan di Teheran untuk memprotes serangan terhadap misi diplomatik negara itu di kota Kabul dan Herat pada Selasa (12/4/2022).

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan layanan konsuler di misi diplomatik Afghanistan akan menghentikan operasi mereka sampai keamanan penuh terjamin.

Kementerian Luar Negeri Iran mendesak pihak berwenang Afghanistan untuk mengambil tindakan terhadap mereka yang menyerang misi diplomatiknya di Ibu Kota Kabul dan kota barat Herat.



Pada hari Senin, puluhan orang berkumpul di luar Kedutaan Besar Iran di Kabul tengah, melemparkan batu dan menghancurkan kamera keamanan, menurut laporan lokal.

Konsulat Iran di Herat juga menjadi sasaran pada hari Senin oleh pengunjuk rasa yang marah, tampaknya tidak senang dengan kondisi pengungsi Afghanistan di Iran.

Sesuai laporan, massa yang marah mencoba menerobos masuk ke dalam gedung konsulat tetapi upaya itu digagalkan oleh penjaga dan pasukan keamanan Afghanistan, yang melepaskan tembakan ke udara.

Pada hari Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh meminta otoritas Taliban di Afghanistan untuk memastikan keamanan misi Iran di negara itu.

Baca juga: Iran Bertekad Cairkan Aset Rp100 Triliun di Korea Selatan

"Keamanan penuh kedutaan dan misi diplomatik Republik Islam Iran di Herat dan kota-kota lain di Afghanistan harus diperhatikan dan jaminan yang diperlukan untuk operasi yang aman dari misi ini diperlukan," katanya kepada wartawan di Teheran seperti dikutip dari Anadolu.

Pekan lalu, tiga ulama Iran ditikam oleh seorang pria berusia 21 tahun di kompleks kuil Rezavi yang populer di kota Mashhad di timur laut Iran. Salah satu dari mereka meninggal di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit karena luka-lukanya.

Sementara pihak berwenang di Mashhad tidak mengungkapkan identitas pelaku penyerangan, media lokal mengatakan dia adalah warga negara Afghanistan yang secara ilegal datang ke Iran tahun lalu.

Baca juga: Seorang Pria Tikam 3 Ulama di Iran, 1 Tewas

Video insiden itu menjadi viral di media sosial, yang disertai dengan video yang menunjukkan perlakuan buruk terhadap pengungsi Afghanistan di Iran.

Mengacu pada insiden penusukan itu, Khatibzdeh mengatakan video sedang diedarkan di media sosial untuk memicu ketegangan antara rakyat Iran dan Afghanistan.

Iran menjadi tuan rumah bagi sekitar 4 juta pengungsi Afghanistan yang terdokumentasi dan tidak berdokumen, 1 juta di antaranya melarikan diri dari negara asal mereka setelah pengambilalihan besar-besaran oleh Taliban Agustus lalu.

Khatibzadeh mengatakan masuknya pengungsi Afghanistan tidak dapat terus terjadi mengingat terbatasnya kapasitas Iran sambil mendesak pihak berwenang Taliban untuk menunjukkan tanggung jawab.

Duta Besar Iran di Kabul, Bahador Aminian, telah mengadakan serangkaian pertemuan dengan pejabat senior Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi, untuk membahas masalah pengungsi.

Baca juga: Deplu AS: Presiden Biden yakin Pasukan Quds Iran Kelompok Teror
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Berita Terkini
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved