Shehbaz Sharif Resmi Pimpin Pakistan sebagai Perdana Menteri Baru

Senin, 11 April 2022 - 21:34 WIB
loading...
A A A
Perdana menteri yang baru itu berjanji membuat perubahan di Pakistan dengan menyebut pemilihannya sebagai "kemenangan demokrasi".

Perdana menteri baru itu juga menyebut pendahulunya sebagai "pembohong".

Sharif memperingatkan Pakistan saat ini menuju defisit anggaran dan perdagangan terbesar dalam sejarahnya setelah masa jabatan Imran Khan.

Anggota parlemen dari Gerakan Pakistan untuk Keadilan (Pakistan Tehreek-e-Insaf atau PTI) yang dipimpin Imran Khan, memboikot pemilu dan keluar dari Majelis Nasional sebagai protes.

Kandidat partai untuk jabatan perdana menteri baru, mantan Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi, mengumumkan anggota parlemen PTI akan meninggalkan kursi Majelis Nasional mereka.

Voting berlangsung di tengah gejolak politik yang telah berlangsung lebih dari sepekan menyusul upaya partai-partai oposisi mengadakan mosi tidak percaya pada Perdana Menteri saat itu Imran Khan.

Upaya tersebut, yang dilakukan pada 3 April, digagalkan setelah Khan menyarankan Presiden Arif Alvi membubarkan Majelis Nasional dan karenanya mengadakan pemilu lebih awal.

Langkah itu, bagaimanapun, dibatalkan Mahkamah Agung Pakistan, yang memutuskan langkah itu tidak konstitusional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved