Rusia Berharap Operasi Militer di Ukraina Berakhir Beberapa Hari Lagi
Jum'at, 08 April 2022 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Wawancara Peskov segera menuai kritik dari pejabat Inggris. Anggota parlemen Inggris Tom Tugendhat yang juga kepala Komite Urusan Luar Negeri itu mencap kata-kata juru bicara Rusia itu sebagai “kebohongan (yang) tidak dimaksudkan untuk dipercaya.”
Tugendhat terlibat dalam Perang Irak ilegal, sebagai anggota angkatan bersenjata Inggris.
Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 2014, dan pengakuan Rusia atas kemerdekaan republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol Minsk yang ditengahi Jerman dan Prancis dirancang untuk mengatur status wilayah di dalam negara Ukraina.
Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali dua wilayah pemberontak dengan paksa.
Tugendhat terlibat dalam Perang Irak ilegal, sebagai anggota angkatan bersenjata Inggris.
Rusia melancarkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 2014, dan pengakuan Rusia atas kemerdekaan republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.
Protokol Minsk yang ditengahi Jerman dan Prancis dirancang untuk mengatur status wilayah di dalam negara Ukraina.
Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali dua wilayah pemberontak dengan paksa.
(sya)
Lihat Juga :