Kekuatan Senjata Nuklir China Diprediksi Segera Samai AS dan Rusia
Rabu, 06 April 2022 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, juga dicatat bahwa ini tidak berarti China tidak memodernisasi persenjataannya saat ini, tetapi modernisasi berjalan sesuai dengan kepentingan Beijing dalam memastikan keandalan persenjataannya untuk menjaga keamanan dan pencegahan strategis.
Kendall mengatakan Amerika Serikat sedang mencoba membawa China ke meja negosiasi untuk menyetujui Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (START baru).
“Amerika Serikat percaya China meningkatkan persenjataan nuklirnya akan menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia, dengan pencegahan menjadi lebih sulit,” ungkap dia.
Di bawah perjanjian START Baru, Rusia dan Amerika Serikat merundingkan batas masing-masing 1.550 hulu ledak nuklir ofensif.
Rusia telah mengatakan mereka tidak berniat memaksa China berpartisipasi dalam pembicaraan nuklir dan Beijing harus memutuskan sendiri apakah pembicaraan ini bermanfaat bagi negaranya.
Kendall mengatakan Amerika Serikat sedang mencoba membawa China ke meja negosiasi untuk menyetujui Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (START baru).
“Amerika Serikat percaya China meningkatkan persenjataan nuklirnya akan menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia, dengan pencegahan menjadi lebih sulit,” ungkap dia.
Di bawah perjanjian START Baru, Rusia dan Amerika Serikat merundingkan batas masing-masing 1.550 hulu ledak nuklir ofensif.
Rusia telah mengatakan mereka tidak berniat memaksa China berpartisipasi dalam pembicaraan nuklir dan Beijing harus memutuskan sendiri apakah pembicaraan ini bermanfaat bagi negaranya.
(sya)
Lihat Juga :