Dubes Siswo Resmikan Aplikasi e-Konsuler Konsulat Darwin

Senin, 04 April 2022 - 21:55 WIB
loading...
Dubes Siswo Resmikan...
Duta Besar (Dubes) RI untuk Australia dan Vanuatu Siswo Pramono meresmikan berlakunya aplikasi e-Konsuler berbasis web di Konsulat RI (KRI) Darwin pada Senin (28/3/2022). Foto/kbri australia
A A A
DARWIN - Dalam kunjungan kerjanya ke Darwin, Duta Besar (Dubes) RI untuk Australia dan Vanuatu Siswo Pramono meresmikan berlakunya aplikasi e-Konsuler berbasis web di Konsulat RI (KRI) Darwin pada Senin (28/3/2022).

Acara peresmian dilakukan di hadapan masyarakat Indonesia yang tinggal di Northern Territory, Australia, khususnya yang tinggal di kota Darwin dan sekitarnya.

Dalam sambutannya Siswo mengaku gembira dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada KRI Darwin atas inisiatif yang sangat baik.

Baca juga: Pemimpin Chechnya Kadyrov Posting Video Penyerbuan Mariupol

Perkembangan teknologi informasi menurut Siswo telah berkembang pesat, seiring dengan perkembangan ini tuntutan akan layanan yang lebih cepat dan akurat juga semakin besar.

Baca juga: Rusia Tuntut Pertemuan Dewan Keamanan PBB Bahas Situasi di Bucha

“Teknologi informasi saat ini hampir digunakan di seluruh sektor, dan tentunya sangat berdampak pada kemajuan organisasi, masyarakat, maupun negara. Salah satu fungsi penting teknologi informasi saat ini juga adalah untuk meningkatkan kualitas layanan publik,” ungkap Siswo di depan sekitar 80 orang masyarakat yang hadir di aula konsulat RI di Darwin.

Baca juga: Rusia Hancurkan 3 Helikopter Ukraina dalam Serangan di Luar Nikolayev

Dia menambahkan, “Dengan teknologi informasi, layanan akan berlangsung lebih cepat dan akurat sehingga menjadi lebih efisien dan menguntungkan baik bagi petugas layanan maupun bagi masyarakat yang dilayani.”

Konsul RI Darwin, Gulfan Afero, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dibuatnya aplikasi e-konsuler berbasis Web ini adalah mempermudah masyarakat Indonesia yang ada di Darwin dalam proses permohonan layanan Keimigrasian dan layanan Kekonsuleran.

“Seperti yang disampaikan oleh pak Dubes tadi, dengan adanya aplikasi e-konsuler berbasis web ini diharapkan proses layanan di Konsulat RI Darwin menjadi lebih cepat, mudah, efektif dan efisien. Masyarakat tinggal memilih tanggal dan jam kedatangan, sementara data bisa dinput dari mana saja mereka sedang berada,” ungkap Gulfan.

Gulfan juga menyampaikan aplikasi ini dibuat oleh Siti Nurzakiyah Sundari Widiastuti, staf KRI Dawin sendiri.

“Jadi pak Dubes dan bapak ibu sekalian, aplikasi ini dibuat secara mandiri, tidak dibuat konsultan, melainkan oleh staf kita sendiri di KRI Darwin, namanya mbak Widiastuti,” ujar Gulfan.

Dengan aplikasi yang dibuat ini, masyarakat tidak harus bolak balik ke KRI hanya untuk mengurus dokumen.

Dalam aplikasi ini masyarakat bisa membuat sistem janji temu/reservasi, pengisian formulir dan upload dokumen persyaratan permohonan keimigrasian dan permohonan Kekonsuleran tanpa harus langsung datang ke KRI.

“Masyarakat cukup mengupload dokumen yang dibutuhkan dari rumah atau dari manapun, lalu kami proses sesuai dengan kebutuhan, jika sudah selesai mereka tinggal datang untuk verifikasi dan mengambil dokumen yang sudah jadi,” papar Gulfan.

Adapun layanan yang dapat diberikan adalah permohonan paspor baru, permohonan penggantian paspor karena habis masa berlaku, hilang, rusak maupun halaman habis, permohonan kutipan akte lahir, permohonan kutipan akte kematian, permohonan kutipan akte nikah, permohonan surat keterangan domisili, permohonan surat jalan, permohonan legalisasi dokumen bisnis, dan permohonan legalisasi dokumen non bisnis.

Agar dapat mengajukan permohonan pelayanan melalui aplikasi e-Konsuler ini, masyarakat pemohon dapat mengunjungi tautan http://indonesianconsulate.org.au/econsular.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Infografis
5 Rekomendasi Aplikasi...
5 Rekomendasi Aplikasi Desain Grafis yang Cocok untuk Pemula
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved