Bos Mata-mata GCHQ: Tentara Rusia Membangkang Perintah di Ukraina
Kamis, 31 Maret 2022 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip laporan intelijen baru, Fleming mengatakan ada bukti bahwa tentara Rusia memiliki moral yang rendah dan perlengkapan yang buruk.
"Kami telah melihat tentara Rusia—kekurangan senjata dan moral—menolak untuk melaksanakan perintah, menyabotase peralatan mereka sendiri dan bahkan secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat mereka sendiri," kata Fleming.
Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi analisis GCHQ.
GCHQ, yang mengumpulkan komunikasi dari seluruh dunia untuk mengidentifikasi dan mengganggu ancaman terhadap Inggris, memiliki hubungan dekat dengan Badan Keamanan Nasional (NSA) AS dan dengan badan penyadap Australia, Kanada dan Selandia Baru dalam sebuah konsorsium yang disebut "Five Eyes".
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan angkatan bersenjatanya profesional dan menjalankan tugas mereka di Ukraina dengan cukup sukses.
Kementerian itu menyatakan Barat telah menyebarkan kebohongan tentang operasi dalam upaya untuk menjatuhkan Rusia.
Amerika Serikat menilai bahwa Rusia menderita tingkat kegagalan setinggi 60 persen untuk beberapa peluru kendali presisinya. Hal itu disampaikan tiga pejabat AS yang mengetahui laporan intelijen kepada Reuters.
"Kami telah melihat tentara Rusia—kekurangan senjata dan moral—menolak untuk melaksanakan perintah, menyabotase peralatan mereka sendiri dan bahkan secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat mereka sendiri," kata Fleming.
Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi analisis GCHQ.
GCHQ, yang mengumpulkan komunikasi dari seluruh dunia untuk mengidentifikasi dan mengganggu ancaman terhadap Inggris, memiliki hubungan dekat dengan Badan Keamanan Nasional (NSA) AS dan dengan badan penyadap Australia, Kanada dan Selandia Baru dalam sebuah konsorsium yang disebut "Five Eyes".
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan angkatan bersenjatanya profesional dan menjalankan tugas mereka di Ukraina dengan cukup sukses.
Kementerian itu menyatakan Barat telah menyebarkan kebohongan tentang operasi dalam upaya untuk menjatuhkan Rusia.
Amerika Serikat menilai bahwa Rusia menderita tingkat kegagalan setinggi 60 persen untuk beberapa peluru kendali presisinya. Hal itu disampaikan tiga pejabat AS yang mengetahui laporan intelijen kepada Reuters.
Lihat Juga :