Pendeta Ukraina Pro-Rusia Diculik Sekelompok Pria Bersenjata di Gereja

Kamis, 31 Maret 2022 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Itu terjadi di tengah keretakan yang sedang berlangsung antara gereja-gereja Ukraina, memuncak setelah serangan militer Rusia.

Sejak awal 1990-an, beberapa pendeta telah memisahkan diri dari Gereja Ortodoks Ukraina Patriarkat Moskow (UOC-MP) dan bergabung Gereja Ortodoks independen Ukraina di bawah Patriarki Kiev (OCU) yang menolak hubungan bersejarah dengan Rusia.

Dalam beberapa tahun terakhir, keretakan telah ditandai dengan pengambilalihan paksa beberapa gereja di Ukraina oleh para jamaah dan aktivis sekutu Kiev, yang oleh Gereja Ortodoks Rusia (ROC) telah dicela sebagai gerakan “liar.”

Pekan lalu, anggota parlemen Ukraina memperkenalkan Rancangan Undang-undang (RUU) ke parlemen yang menyerukan larangan total Patriarki Moskow di wilayah Ukraina dan penyitaan semua asetnya di dalam negeri.

Seorang wakil dari UOC-MP, Archpriest Vasyl Vozniuk, yang merupakan sekretaris Keuskupan Cherkasy, mengeluarkan pernyataan mengenai penculikan tersebut.

Vozniuk mengatakan bahwa provokasi itu dilakukan atas perintah sekelompok pendeta lokal, yang dipimpin Pastor Nikolai Seredich, yang telah menghasut "tindakan skismatis" dengan menuntut gereja itu melepaskan diri dari mitranya di Rusia dan bergabung dengan OCU.

“Dalam beberapa pekan terakhir, beberapa pendeta dari Smila, tanpa berkonsultasi atau memberi tahu rekan-rekan mereka, sebagian besar klerus denominasi Smila dan umat mereka sendiri, mulai menghasut satu sama lain dan pembaca dari internet untuk melakukan tindakan skismatis,” ujar Vozniuk.

Vozniuk mengklaim gereja menugaskan Pastor Vasyl Miroshnychenko untuk memadamkan perselisihan di gereja Smilan, namun, para penentang tampaknya menuduhnya menyembunyikan sentimen pro-Rusia dan mengundang sekelompok pria bersenjata untuk secara paksa menjemput paksa Pastor Vasyl.

Beberapa dari "orang dengan senjata" ini dilaporkan masih "bertugas" di dekat gereja.

Pernyataan dari sekretaris selanjutnya mengklaim Pastor Vasyl saat ini "hidup dan sehat" dan "melanjutkan pelayanan dan pengakuan pendeta dari denominasi Smilansky."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved