Ukraina Tangkap Sniper Wanita Rusia yang Sudah Habisi 40 Orang

Rabu, 30 Maret 2022 - 01:15 WIB
loading...
A A A
Penangkapan Starikova juga dikonfirmasi oleh Giorgi Revishvili, seorang peneliti di Department of War Studies di King's College London.

Dia men-tweet: "Pasukan Ukraina menangkap sniper terkenal yang bertempur di pihak ORDLO, tanda panggilan Bagira”. ORDLO adalah nama yang diberikan Kyiv untuk wilayah berbahasa Rusia yang memisahkan diri.

"Dia bertanggung jawab atas membunuh 40 warga Ukraina termasuk warga sipil," lanjut Revishvili.

Menurut laporan The Sun, Selasa (29/3/2022), Starikova berasal dari Serbia dan telah diburu oleh Ukraina sejak 2014.

Situs berita Obozrevatel di Ukraina, mengutip seorang tentara bernama Vlad Ivanov, melaporkan bahwa Starikova diberikan perawatan medis ketika ditangkap.

Ivanov menirukan ucapan sang sniper saat ditangkap: "Mereka pergi, mengetahui bahwa saya terluka dan memiliki kesempatan untuk menjemput saya...berharap bahwa saya akan mati".

Menurutnya, Starikova adalah sniper dari Divisi Operasi Khusus ke-11, bagian dari cabang militer Rusia.

Menurut pusat Peacemaker, dia telah dianugerahi medali George Cross untuk pekerjaannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved