Momok Perang Senjata Kimia Berkobar Lagi, Pakar Sudutkan Putin

Rabu, 30 Maret 2022 - 00:52 WIB
loading...
A A A
Itulah sebabnya AS dan NATO memperingatkan Moskow bahwa setiap serangan semacam itu kemungkinan akan membawa Barat ke dalam perang.

"Itu akan memicu respons dalam bentuk barang," kata Presiden AS Joe Biden pekan lalu. “Apakah Anda bertanya apakah NATO akan menyeberang, kami akan membuat keputusan itu pada saat itu.”

“Putin tampaknya tidak segan-segan menggunakan agen semacam itu untuk melawan musuh politiknya,” kata Osterholm, seperti dikutip news.com.au, Rabu (30/3/2022).

Uni Soviet, yang kini bernama Rusia, mengeklaim telah menghancurkan bahan kimianya dan gudang senjata biologis pada tahun 2017. Tapi beberapa di antaranya diduga masih ada.

Kritikus Putin yang blakblakanyang jugamantan mata-mata Rusia, Alexander Litvinenko, diubah menjadi "bom kotor" radiologi berjalan pada tahun 2006. Dia telah diracuni dengan radioaktif polonium-210 dalam serangan yang mencemari beberapa lokasi di London. Tiga minggu setelah keracunan, dia meninggal di rumah sakit London.

Sebelum meninggal, Litvinenko meminta fotonya diambil dari rumah sakit, dengan mengatakan: "Saya ingin dunia melihat apa yang mereka lakukan terhadap saya."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved