Pemberontak Ganggu Bantuan Corona, Duterte Ancam Berlakukan Darurat Militer

Jum'at, 24 April 2020 - 15:13 WIB
loading...
Pemberontak Ganggu Bantuan...
Presiden Filipine Rodrigo Duterte. Foto/Business Insider
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan memberlakukan darurat militer jika pemberontak komunis mengganggu aliran barang bantuan bagi warga yang terkena dampak lockdown. Ia pun meminta pasukan Filipina untuk selalu siap.

"Saya sekarang memperingatkan semua orang, saya memberi tahu angkatan bersenjata dan polisi. Saya mungkin mendeklarasikan darurat militer dan tidak akan ada jalan untuk kembali," katanya di awal pertemuan tentang perpanjangan langkah-langkah menahan penyebaran virus Corona, yang ditayangkan di televisi seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (24/4/2020).

Duterte telah lama berselisih dengan Tentara Rakyat Baru, yang diperparah dengan kegagalan berulang-ulang dalam proses perdamaian yang ia luncurkan pada awal kepresidenannya.

Pada Kamis kemarin Filipina melaporkan 16 kematian akibat virus Corona baru dan 271 infeksi yang dikonfirmasi, menjadikan total secara nasional 466 kematian dan 6.981 infeksi virus Corona.

Pekan lalu, Duterte telah mengancam akan melakukan tindakan darurat militer untuk menghentikan orang-orang melanggar lockdown di ibukota negara tersebut.

Ini terjadi setelah pihak berwenang melaporkan peningkatan mobil di jalan-jalan Manila, yang telah hampir kosong sejak penguncian besar-besaran diberlakukan sebulan yang lalu pada sekitar setengah dari 110 juta orang di negara itu.

"Saya hanya meminta sedikit disiplin. Jika tidak, jika Anda tidak percaya kepada saya, maka militer dan polisi akan mengambil alih," kata Duterte dalam pidato televisi.

"Militer dan polisi akan menegakkan jarak sosial pada jam malam ... Ini seperti darurat militer. Anda pilih," tambahnya. (Baca: Lockdown Dilanggar, Duterte Ancam Berlakukan Darurat Militer )

Duterte juga sebelumnya telah memperingatkan para pelanggar langkah-langkah penguncian virus dapat ditembak karena menyebabkan masalah. (Baca: Duterte Berlakukan Lockdown COVID-19: Melanggar, Tembak Mati! )

Selasa lalu, Filipina mengumumkan bahwa mereka telah memulai program pengujian yang lebih agresif dengan menargetkan orang yang bekerja di atau dirawat di rumah sakit Manila yang merawat pasien COVID-19.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Para Pemimpin Asia Tenggara...
Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN
Menlu Ungkap Alasan...
Menlu Ungkap Alasan Prabowo Bawa Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved