Rusia Sebut AS Manipulasi PBB untuk Hukum Iran

Rabu, 17 Juni 2020 - 16:52 WIB
loading...
A A A
Menurut Lavrov, AS berusaha untuk melarang pihak lain di JCPOA untuk menghormati kewajiban mereka terhadap Iran dan secara bersamaan menggunakan inisiatif tidak sah untuk menghukum Teheran.

"Saya percaya bahwa ini adalah upaya melalui cara yang tidak layak, tidak memiliki prospek dari sudut pandang hukum internasional. Sementara itu, kami menggunakan semua kemampuan yang disediakan oleh hukum internasional ini untuk keadilan untuk menang," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa laporan terbaru Sekretaris Jenderal PBB. Antonio Guterres tentang perkembangan sekitar Resolusi 2231 jauh melebihi kekuatan Sekretariat PBB.

Lavrov mencatat bahwa hal itu juga menimbulkan banyak pertanyaan bahwa laporan itu segera muncul di medai Barat tidak lama setelah diterbitkan, seperti laporan terbaru Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi.

"Saya percaya bahwa tindakan-tindakan ini sengaja ditujukan untuk mengarang dalih untuk serangan tidak sah terhadap Iran. Saya percaya bahwa mereka yang berada di balik tindakan ini, mendorong dan memprakarsai mereka, bertindak dengan cara yang tidak bermoral dan tidak jujur," tukasnya.( Baca juga: Maaf Rasulullah: Hidangan Susu untuk Calon Pembunuh )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Houthi Kembali Gempur...
Houthi Kembali Gempur Infrastruktur Minyak Saudi, Drone Bidik Jalur Vital Aramco
Pangling! Cantiknya...
Pangling! Cantiknya Putri Kim Jong Un, Hadiri Upacara Peringatan Perang Korea
Rekomendasi
Qualcomm Umumkan Harga...
Qualcomm Umumkan Harga Smartphone Premium Akan Naik September Ini
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Berita Terkini
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved