Reformasi, Perempuan Arab Saudi Kini Bisa Gabung Pasukan Penjaga Perbatasan

Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:14 WIB
loading...
Reformasi, Perempuan...
Perempuan Arab Saudi kini bisa gabung pasukan penjaga perdamaina. Foto/Ilustrasi
A A A
RIYADH - Arab Saudi terus berusaha meningkatkan partisipasi perempuan di berbagai bidang kehidupan publik. Terbaru, perempuan Arab Saudi kini dapat bergabung dengan pasukan perbatasan nasional negara itu.

Pengumuman itu dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada Kamis lalu. Namun pengumuman itu tidak merinci apakah mereka akan memerlukan izin wali pria mereka sebelum melamar.

"Perempuan Arab Saudi dapat bergabung dengan pasukan di pangkat swasta," bunyi pernyataan itu, menambahkan bahwa aplikasi akan dibuka di situs kementerian untuk periode lima hari mulai Minggu 27 Maret esok seperti dikutip dari Al Araby, Sabtu (26/3/2022).



Sebelumnya, pada bulan September lalu, kelompok pertama tentara perempuan Arab Saudi lulus dari Pusat Pelatihan Kader Wanita Angkatan Bersenjata, setelah menyelesaikan 14 minggu pelatihan. Mereka sekarang dalam layanan aktif, menurut laporan media lokal.

Direktorat jenderal penjaga perbatasan pertama kali mengumumkan rencana untuk mempekerjakan perempuan untuk dinas pada Juni 2018.

Baca juga: AS Kirim Rudal Patriot dalam Jumlah Besar ke Arab Saudi, Bujuk Soal Minyak?
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Polda Metro Patroli...
Polda Metro Patroli ke Lokasi-lokasi Nobar Final Argentina vs Spanyol, Warga Diminta Tetap Sportif
Berita Terkini
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved