Rusia Isyaratkan Akan Hentikan Perang di Ukraina, Ada Apa?
Sabtu, 26 Maret 2022 - 07:35 WIB
loading...
Gedung teater Mariupol, Ukraina, hancur selama invasi Rusia. Moskow memberi isyarat akan menghentikan perang di seluruh Ukraina dan hanya fokus mengendalikan Donbass. Foto/REUTERS
A
A
A
KYIV - Rusia pada Jumat memberi isyarat bahwa pihaknya mungkin akan menghentikan perangnya di seluruh Ukraina . Moskow memberi isyarat hanya akan fokus mengendalikan Donbass, wilayah di Ukraina timur yang diakui Presiden Vladimir Putin sebagai negara merdeka.
Isyarat itu muncul setelah perang memasuki bulan kedua dan ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengunjungi pasukan elite AS yang bertugas dengan NATO tepat di seberang perbatasan di Polandia.
Pada saaat yang bersamaan, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan evakuasi yang didukung secara internasional terhadap warga sipil yang terperangkap di kota Mariupol.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan invasi sejak 24 Februari untuk menghancurkan militer Ukraina dan menggulingkan presiden pro-Barat Volodymyr Zelensky, membawa negara itu di bawah pengaruh Kremlin.
Namun, Sergei Rudskoi, seorang jenderal senior Rusia seperti dikutip AFP, Sabtu (26/3/2022), memberi isyarat tentang pengurangan "tujuan utama" demi fokus mengendalikan Donbass yang sebagian sudah dikuasai oleh proksi Rusia.
Isyarat itu muncul setelah perang memasuki bulan kedua dan ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengunjungi pasukan elite AS yang bertugas dengan NATO tepat di seberang perbatasan di Polandia.
Pada saaat yang bersamaan, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan evakuasi yang didukung secara internasional terhadap warga sipil yang terperangkap di kota Mariupol.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan invasi sejak 24 Februari untuk menghancurkan militer Ukraina dan menggulingkan presiden pro-Barat Volodymyr Zelensky, membawa negara itu di bawah pengaruh Kremlin.
Namun, Sergei Rudskoi, seorang jenderal senior Rusia seperti dikutip AFP, Sabtu (26/3/2022), memberi isyarat tentang pengurangan "tujuan utama" demi fokus mengendalikan Donbass yang sebagian sudah dikuasai oleh proksi Rusia.
Lihat Juga :