Kanada Terjunkan Tentara Guna Perangi Pandemi Corona

Jum'at, 24 April 2020 - 14:45 WIB
loading...
Kanada Terjunkan Tentara...
Kanada terjunkan tentara untuk memerangi pandemi Corona. Foto/Global News
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengatakan, akan mengirim tentara untuk membantu provinsi Ontario dan Quebec memerangi wabah virus Corona di fasilitas panti jompo yang paling parah dilanda pandemi.

"Ada permintaan bantuan militer baik oleh Ontario maupun Quebec yang, tentu saja, kami akan jawab," kata Trudeau.

"Tentara wanita dan pria kita akan maju dengan gagah dan berani seperti yang selalu mereka tunjukkan," imbuhnya seperti dilansir dari AFP, Jumat (24/4/2020).

Quebec meminta 1.000 pasukan selain 130 dokter militer dan petugas medis yang diminta sebelumnya, untuk membantu staf yang kewalahan di panti jompo. Sedangkan Ontario meminta sejumlah tentara yang tidak ditentukan guna ditempatkan di lima panti jompo yang paling terpengaruh.

Sebanyak 70 hingga 80 persen dari semua kematian akibat COVID-19 di kedua provinsi itu berada di panti jompo, dengan jumlah kematian melebihi 1.000 di Quebec dan 500 di Ontario.

Trudeau mengatakan militer Kanada akan berada di sana dengan dukungan sehingga provinsi-provinsi tersebut dapat mengendalikan situasi.

"Tapi ini bukan solusi jangka panjang," tegasnya. "Di Kanada, kita seharusnya tidak memiliki tentara yang merawat orang tua," sambungnya.

"Ke depan dalam minggu-minggu dan bulan-bulan mendatang, kita semua harus mengajukan pertanyaan sulit tentang bagaimana hal ini terjadi," komentarnya.

"Saya pikir sistem perlu diubah, dan kami (akan) mengubah sistem," kata Ontario Premier Doug Ford kepada wartawan.

"Tapi saat ini, fokus utama kami adalah memastikan kami melindungi orang-orang di dalam panti jompo ini," ujarnya

Quebec telah mencoba merekrut 2.000 staf baru untuk panti jompo dalam beberapa minggu terakhir guna meringankan beban kerja staf yang ada, tetapi hanya sedikit yang melamar.

Bahkan dengan top-up gaji dari pemerintah, pelamar pekerjaannya relatif rendah.

Salah satu kasus terburuk di Montreal, di mana 31 warga lanjut usia meninggal setelah pengasuh mereka melarikan diri dari panti jompo Herron, meninggalkan mereka mengurus diri mereka sendiri, memicu kemarahan publik.

Lain yang terjadi di Laval, utara Montreal, telah mencatat 69 kematian akibat COVID-19.

Perdana Menteri Quebec Francois Legault menyesalkan bahwa 9.500 pekerja perawat kesehatan dan perawat senior di provinsi tersebut tidak datang untuk bekerja pada minggu ini; 4.000 berada di bawah karantina atau sedang dirawat karena virus, sementara 5.500 dikhawatirkan terinfeksi.

"Ini bukan situasi normal," katanya. "Ini krisis dan kami membutuhkan lebih banyak tangan," ia menambahkan.

Hingga saat ini tercatat ada 41.752 kasus virus Corona di Kanada, termasuk 2.199 kematian.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Dunia Kutuk Perlakuan...
Dunia Kutuk Perlakuan Keji Israel terhadap Aktivis Armada Bantuan Gaza
Motor Sport Ini Tergantung...
Motor Sport Ini Tergantung di Lampu Lalu Lintas dalam Kecelakaan Aneh di Kanada
Militer Kanada Hadapi...
Militer Kanada Hadapi Spiral Kematian selama Beberapa Dekade, Tahun Ini Mulai Bangkit
Didukung AS dan Kaya...
Didukung AS dan Kaya Minyak, Wilayah Alberta Tuntut Merdeka dari Kanada
15% Warga Kanada Ingin...
15% Warga Kanada Ingin Punya Mobil Listrik Buatan China
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved