Mikhail Mizintsev, Jenderal Rusia yang Dijuluki Ukraina Jagal Mariupol

Kamis, 24 Maret 2022 - 15:03 WIB
loading...
A A A
“Itu adalah hari-hari berdarah. Itu adalah bulan yang berdarah,” katanya.

“Setiap hari, serangan udara Rusia dan Suriah menewaskan puluhan orang. Itu adalah bulan yang paling mengerikan sejak awal perang.”

Sejak pasukan Rusia memulai pengepungan mereka di Mariupol pada 24 Februari, kota itu telah diledakkan dengan penembakan berat, serangan rudal dan serangan Angkatan Laut dari Laut Azoz.

Dalam sebuah posting Telegram, Dewan Kota Mariupol mengatakan lima dari enam rumah sakit telah dihancurkan, dengan kota yang merawat lebih dari 100 pasien setiap hari.

Menghadapi kekurangan makanan dan energi, rumah sakit berbagi laporan tentang staf dan penduduk yang beroperasi di ruang bawah tanah rumah sakit.

Dalam upaya untuk menghemat generator diesel untuk "operasi kompleks dan hemodialisis", staf bekerja di bawah cahaya lilin, namun dokter mengatakan mereka tidak lagi dapat melakukan prosedur tertentu.

“Saat ini, tidak mungkin lagi menyediakan prosedur medis yang diperlukan untuk pemurnian darah pada gagal ginjal,” bunyi postingan tersebut.

“Semua orang membutuhkan bantuan, di suatu tempat untuk membalut luka yang ditinggalkan oleh pecahan peluru, seseorang untuk melakukan operasi darurat atau menghentikan pendarahan hebat," lanjut dewan tersebut.

“Semua departemen rumah sakit beralih ke perawatan darurat. Setiap dokter, setiap perawat bekerja hingga batasnya.”

Namun, dalam menghadapi “situasi yang sangat sulit”, seorang dokter mengatakan dia tetap berharap.

“Saya percaya bahwa Ukraina akan menang dan kami akan mengembalikan perdamaian ke Mariupol kami,” kata dokter bernama pendek Larysa, kepada akun Telegram Dewan Kota Mariupol.

“Bersama-sama kita akan mulai membangun kembali kampung halaman dan rumah sakit kita. Dan kami akan memulihkan semuanya.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved