Sanksi Ekonomi Mulai Terasa, Warga Rusia Timbun Gula

Rabu, 23 Maret 2022 - 19:00 WIB
loading...
A A A
"Mungkin harga gula tidak naik, tapi orang takut," kata pria 57 tahun itu. "Mungkin itu sebabnya semua orang membeli beberapa," lanjutnya, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Ukraina Tuding Pasukan Rusia Culik Lebih dari 2.300 Anak-anak

Empat toko kelontong milik dua rantai besar di Pokrov, saat ini tidak lagi menjual gula, rak-raknya kosong atau penuh dengan barang-barang lainnya. Tanda-tanda di toko tersebut memberi tahu pelanggan bahwa mereka dapat membeli tidak lebih dari 5 kg gula per orang.

Warga lainnya, Antonina, seorang pensiunan berusia 71 tahun yang terbungkus mantel musim dingin ungu dan topi bulu, tinggal sendiri di Pokrov. Dia mengatakan, pensiun negaranya cukup untuk menutupi kebutuhan dasarnya, tetapi dia berharap harus mengubah kebiasaan makannya. "Saya mungkin tidak akan bisa membeli buah untuk beberapa waktu," katanya.

Larisa, warga lain, mengatakan dia telah menyaksikan cukup banyak pergolakan dalam hidupnya sehingga tidak gentar dengan keharusan mengencangkan ikat pinggang. "Saya lahir di era Soviet," katanya. "Lalu ada perestroika (Mikhail Gorbachev), lalu tahun 1990-an, kupon makanan. Kami berhasil melewati semuanya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved