Serangan Roket Rusia Hancurkan Pangkalan Marinir Ukraina, 40 Tewas

Minggu, 20 Maret 2022 - 18:16 WIB
loading...
A A A
Baca juga: BREAKING NEWS-Pertama Kali, Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Gempur Ukraina

Karena jeda penembakan, para pekerja dari perusahaan konstruksi lokal keluar pada hari Sabtu membantu membangun parit baru dan tempat perlindungan bawah tanah bersaing dengan tungku pembakaran kayu.

Seorang sersan, yang hanya akan memberikan nama depannya, Andrei, mengatakan dia meninggalkan pekerjaannya sebagai penjaga keamanan dan pergi ke kantor wajib militer lokal pada hari ketika presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan pasukannya untuk menyerang Ukraina. Dia telah tinggal di parit sejak saat itu.

Dia mengatakan serangan di pangkalan laut itu menunjukkan perlunya negara-negara barat untuk menyediakan sistem pertahanan rudal tambahan bagi Ukraina. Meskipun banyak korban jiwa dalam serangan itu, dia mengatakan dia pikir pasukan Rusia sekarang berada di belakang mereka.

“Kami menahan pertahanan dan menunggu mereka melemah,” ucapnya.

“Menurut pendapat saya, kita harus mendapatkan perintah untuk membersihkan mereka hingga nol. Tapi itu hanya pendapat saya. Saya adalah seorang tentara," ujarnya.

Baca juga: Invasi Rusia Hari Ke-24: Ukraina Kehilangan Akses ke Laut Azov

Bagian dari keberhasilan militer Ukraina, kata sersan itu, adalah bantuan yang diterimanya dari penduduk setempat. Selain borscht, katanya, penduduk setempat membawakannya ponsel baru sehingga mereka dapat lebih mudah memberinya informasi tentang pergerakan pasukan Rusia di desa mereka.

“Mereka mengira penduduk setempat akan menemui mereka dengan bunga,” katanya, melontarkan beberapa kata yang tidak bisa dicetak.

“Dan penduduk setempat memberi tahu mereka, kami tidak membutuhkan dunia Rusia Anda, jadi kembalilah ke tempat asal Anda,” pungkasnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved