Rusia Komentar Soal Normalisasi Hubungan dengan Barat: Tidak Saat Ini!

Minggu, 20 Maret 2022 - 05:31 WIB
loading...
A A A
Lavrov juga mengklaim perusahaan-perusahaan Barat yang telah menarik diri dari Rusia telah melakukannya dalam tekanan besar dari pemerintah mereka.

Dia menambahkan bahwa Moskow akan menyelesaikan semua masalah ekonomi yang dihadapinya.

Pejabat Rusia itu melanjutkan dengan berargumen, “Di NATO, tentu saja AS yang menyebut nada itu.”

Menurut Lavrov, “Sekarang Uni Eropa sedang diinjak-injak oleh NATO, dengan negara-negara yang bukan anggota NATO yakni negara-negara netral seperti Swedia, Finlandia, dan Austria bergabung dalam kerja sama yang disebut mobilitas kolektif.”

Lavrov mencatat bahwa istilah yang terakhir secara efektif berarti persetujuan negara-negara tersebut terhadap aliansi militer yang memindahkan perangkat keras dan pasukannya melalui wilayah mereka, “Ketika NATO perlu memindahkan infrastruktur militernya ke timur.”

Berbicara tentang NATO dan Uni Eropa (UE), Lavrov mengklaim, “Ada sedikit demokrasi di struktur Barat.”

Dia menambahkan bahwa konsensus di NATO dan UE adalah “fiksi.”

Dia merujuk sanksi Barat yang dikenakan pada Rusia setelah 2014 ketika, seperti yang dikatakan Lavrov, “Anda akan berpikir semuanya telah terjadi: Krimea, Donbass, perjanjian Minsk.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved