Bisnis Senjata, Ini Deretan Anggota Kongres AS Untung dari Perang Rusia-Ukraina

Sabtu, 19 Maret 2022 - 14:32 WIB
loading...
A A A
10, Anggota Parlemen Partai Republik Fred Upton asal Michigan yang pensiun setelah masa jabatannya berakhir pada 2022, memegang antara USD1.001 hingga USD15.000 di saham Raytheon.

11. Anggota Parlemen Partai Demokrat Steve Cohen asal Tennessee, memegang saham Raytheon antara USD15.001 hingga USD50.000.

12. Anggota Parlemen Partai Republik John Curtis asal Utah membeli antara USD1.001 hingga USD15.000 saham Raytheon pada Juni 2021. Dia juga memegang saham Lockheed Martin tetapi pengungkapan publik tampaknya menunjukkan bahwa dia menjualnya pada November 2021. Kantornya tidak menjawab pertanyaan tentang apakah dia masih memegang saham di perusahaan tersebut.

13. Anggota Parlemen Partai Demokrat David Price asal North Carolina memegang antara USD15.001 hingga USD50.000 di saham United Technologies yang kemudian diakuisisi oleh Raytheon.

14. Anggota Parlemen Partai Demokrat Dwight Evans asal Pennsylvania memegang antara USD1.001 hingga USD15.000 di saham United Technologies yang diakuisisi oleh Raytheon dan pada Mei 2021 dia membeli antara USD1.001 hingga USD15.000 saham Lockheed Martin.

15. Margaret Kirkpatrick, yang menikah dengan anggota Parlemen Partai Demokrat Earl Blumenauer asal Oregon dan pensiun dari perannya sebagai penasihat umum untuk NW Natural Gas, memegang hingga USD15.000 saham Raytheon sebagai bagian dari portofolio pensiunnya.

Anggota Kongres lainnya telah melepaskan saham mereka dalam beberapa bulan terakhir. Mereka termasuk anggota Parlemen Partai Republik Rob Wittman asal Virginia yang bertugas di Subkomite Angkatan Laut dan Pasukan Proyeksi Komite Angkatan Bersenjata.

Dokumen menunjukkan Wittman menjual sahamnya di Lockheed Martin pada Januari tahun ini. Kantornya tidak menanggapi pertanyaan Insider terbaru tetapi sebelumnya mengatakan bahwa penasihat keuangan memiliki "semua kendali" atas investasinya.

Insider sebelumnya melaporkan bahwa Wittman termasuk di antara setidaknya 15 anggota Parlemen yang berinvestasi dalam saham kontraktor pertahanan dan memegang posisi kuat di sepasang komite Parlemen dan Senat yang mengendalikan kebijakan militer AS.

Bersama-sama, investasi kontraktor pertahanan 15 anggota Parlemen tersebut bernilai hampir USD1 juta pada akhir tahun 2020.

Anggota parlemen lain yang tampaknya telah menjual saham di kontraktor pertahanan tahun ini adalah Senator Tommy Tuberville, seorang politisi Partai Republik asal Alabama.

Tidak segera jelas dari dokumen keuangan yang tersedia apakah dia masih mempertahankan saham di perusahaan. Kantornya tidak menanggapi permintaan Insider untuk mengomentari apakah dia masih memegang saham tetapi sebelumnya mengatakan penasihat mengelola investasi sang senator.

Tuberville, yang duduk di Komite Angkatan Bersenjata, melanggar STOCK ACT federal tahun lalu dengan mengungkapkan hampir 130 perdagangan saham terlambat berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Tuberville tidak sendirian dalam melanggar STOCK Act, karena 1 dari 10 anggota Kongres telah melakukannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved