Pelapor PBB: Setidaknya 280 Orang Dieksekusi di Iran Pada 2021
Jum'at, 18 Maret 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dalam laporannya, Rehman, yang telah ditolak aksesnya untuk masuk ke Iran, mengindikasikan bahwa dia terus menerima informasi yang konsisten tentang penggunaan pengakuan yang diperoleh melalui penyiksaan sebagai bukti dalam kasus-kasus yang membawa hukuman mati.
Rehman juga mengutuk “kekuatan mematikan dan berlebihan” terhadap pertemuan damai terkait akses ke air dan dampak kekurangan air pada kehidupan sehari-hari. Dan dia mengutuk praktik “mencoba untuk membungkam mereka yang meminta pertanggungjawaban.”
Baca: Iran Siap Lakukan Pertukaran Tahanan dengan Amerika
“Ada banyak kasus pelecehan dan ancaman terhadap keluarga korban dan lainnya yang menuntut keadilan. Dalam beberapa kasus, individu menjadi sasaran tuntutan pidana hanya karena menyerukan keadilan,” katanya.
Rehman menambahkan, dia juga prihatin dengan jumlah kematian dalam tahanan dalam keadaan yang tidak jelas dimana tidak ada penyelidikan. Antara 1 Januari dan 1 Desember 2021, setidaknya 11 tahanan Kurdi meninggal di penjara dalam keadaan yang tidak jelas, menurut laporan itu.
Rehman juga mengutuk “kekuatan mematikan dan berlebihan” terhadap pertemuan damai terkait akses ke air dan dampak kekurangan air pada kehidupan sehari-hari. Dan dia mengutuk praktik “mencoba untuk membungkam mereka yang meminta pertanggungjawaban.”
Baca: Iran Siap Lakukan Pertukaran Tahanan dengan Amerika
“Ada banyak kasus pelecehan dan ancaman terhadap keluarga korban dan lainnya yang menuntut keadilan. Dalam beberapa kasus, individu menjadi sasaran tuntutan pidana hanya karena menyerukan keadilan,” katanya.
Rehman menambahkan, dia juga prihatin dengan jumlah kematian dalam tahanan dalam keadaan yang tidak jelas dimana tidak ada penyelidikan. Antara 1 Januari dan 1 Desember 2021, setidaknya 11 tahanan Kurdi meninggal di penjara dalam keadaan yang tidak jelas, menurut laporan itu.
(esn)
Lihat Juga :